-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Pemalang Tercatat Sebesar 13,32%, Lebih Rendah Dibandingkan Target 14,97%

    Sunday, January 25, 2026, 21:04 WIB Last Updated 2026-01-25T14:04:36Z

    PEMALANG - Dari hasil Penilaian Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik (PEKPP) Kabupaten Pemalang Tahun 2025 menunjukkan peningkatan hasil yang sangat signifikan dengan diraihnya peringkat 2 Tingkat Jawa Tengah, sedangkan untuk Tingkat Nasional  diperoleh peringkat 12 untuk kategori Kabupaten dengan perolehan capaian 4,66 dengan predikat Pelayanan Prima.


    "Pembangunan sumber daya manusia juga tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Pemalang tercatat sebesar 69,47, dengan komponen pendukung berupa Rata-rata Lama Sekolah yaitu 6,69 tahun, Harapan Lama Sekolah 12,03 tahun, serta Angka Partisipasi Sekolah yang mencapai 99,42% untuk jenjang SD, 87,66% untuk SMP, dan 69,11% untuk SMA," hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat, Sabtu (24/01/2025).


    Selanjutnya Anom menegaskan, "Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan akses dan kualitas layanan dasar, sekaligus menjadi dasar penguatan kebijakan pendidikan dan kesehatan dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya manusia Kabupaten Pemalang".


    Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penurunan kemiskinan dan ketimpangan sosial menjadi isu strategis yang terus mendapatkan perhatian. Persentase penduduk miskin Kabupaten Pemalang tercatat sebesar 13,32%, lebih rendah dibandingkan target 14,97%.



    Acara Rapat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Tahun 2026 itu dipimpin Ketua DPRD Martono dan turut dihadiri Wabup Nurkholes, Forkopimda, Forkopimca, Anggota DPRD, kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.


    Dalam sambutannya Bupati Anom kembali menjelaskan bahwasanya tema peringatan Hari Jadi ke-451, yaitu “Kabupaten Pemalang Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera,” dimaknai sebagai gambaran semangat dan arah pembangunan daerah. Menyala mencerminkan energi dan etos kerja seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat, untuk terus bergerak dan berinovasi.


    Bercahaya menggambarkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Sedangkan Sejahtera merupakan tujuan utama pembangunan daerah, yakni meningkatnya kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pemalang secara adil, merata, dan berkelanjutan.


    Makna tersebut selaras dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pemalang Tahun 2026 sebagai penjabaran tahunan dari RPJMD. “Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan pada hari ini, bukan sekadar peristiwa seremonial tahunan, melainkan momentum reflektif yang memiliki makna strategis dalam siklus penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Anom.


    Selama 451 tahun, Kabupaten Pemalang telah melalui perjalanan sejarah yang panjang, penuh dinamika dan tantangan, serta berbagai fase pembangunan yang membentuk jati diri daerah dan karakter masyarakatnya. “Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menilai secara objektif capaian pembangunan yang telah diraih, sekaligus meneguhkan kembali arah dan komitmen pembangunan ke depan,” jelas Anom.


    Dalam kesempatan itu Bupati Anom menjabarkan capaian yang berhasil diraih tahun lalu. “Sejalan dengan hal tersebut, kami sampaikan beberapa capaian pembangunan di Kabupaten Pemalang yang telah tercapai. Kondisi ketentraman dan ketertiban umum di Kabupaten Pemalang relatif terjaga, kondisi ini tercermin dari angka kriminalitas yang saat ini tercatat sebesar 75,72, lebih baik dibandingkan proyeksi capaian yang ditetapkan pada tahun sebelumnya sebesar 185.


    "Hal tersebut menunjukkan terwujudnya stabilitas daerah sebagai prasyarat utama bagi pelaksanaan pembangunan. Dalam aspek tata kelola pemerintahan, upaya reformasi birokrasi terus dilakukan secara berkelanjutan dan menunjukkan hasil yang positif. Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Pemalang mencapai 77,16, melampaui target 68,09, yang mencerminkan peningkatan kualitas kelembagaan, tata laksana, serta pelayanan publik", pungkasnya. 


    (Eko B Art).

    Komentar

    Tampilkan