-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    Kepsek SMK Negeri 1 Siborongborong J.Harapan P. Silitonga Membuat Somasi ke Dewan Pers Terkait Pemberitaan Dugaan Dugem

    Monday, March 9, 2026, 12:13 WIB Last Updated 2026-03-09T05:13:26Z

     

    TAPUT--Kepala SMK Negeri 1 Siborongborong, J.Harapan P. Silitonga, melayangkan somasi kepada Dewan Pers terkait pemberitaan salah satu media di wilayah Sumatera Utara yang terbit pada tanggal  07 Maaret 2025 yang dinilai merugikan dirinya.


    Somasi tersebut disampaikan pada Senin, 9 Maret 2026, setelah beredarnya pemberitaan yang memuat tangkapan percakapan WhatsApp antara dirinya dengan seseorang berinisial L. Dalam pemberitaan tersebut disebutkan seolah-olah kepala sekolah tersebut pernah melakukan aktivitas dugem bersama inisial L dan beberapa rekannya.


    Menanggapi hal itu, J.Harapan Silitonga menegaskan bahwa informasi yang dimuat dalam pemberitaan tersebut tidak benar. Ia mengaku merasa dirugikan serta menilai pemberitaan tersebut telah mencemarkan nama baiknya sebagai seorang pendidik dan kepala sekolah.


    “Saya tidak pernah melakukan dugem seperti yang diberitakan. Namun dalam pemberitaan itu dibuat seolah-olah saya melakukan hal tersebut,” tegas Silitonga.

    Ia mengatakan somasi yang disampaikan kepada Dewan Pers bertujuan untuk mempertanyakan sejumlah poin dalam pemberitaan yang dinilai tidak berimbang serta merugikan dirinya secara pribadi maupun profesi.


    Menurut Silitonga, somasi tersebut juga telah ia sampaikan kepada sejumlah rekan media saat awak media mengonfirmasi dirinya terkait pemberitaan yang dimuat oleh media tersebut.

    “Somasi itu saya berikan juga kepada rekan-rekan media ketika mereka mempertanyakan terkait pemberitaan tersebut,” ujarnya.


    Melalui somasi tersebut, Silitonga berharap persoalan ini dapat ditindaklanjuti oleh Dewan Pers sesuai mekanisme dan Kode Etik Jurnalistik, karena menurutnya pemberitaan tersebut dibuat seolah-olah dirinya melakukan perbuatan yang tidak pernah terjadi.

    (Ref: Edys lumbantoruan)

    Komentar

    Tampilkan