Kedatangan rombangan, audensi disambut hangat oleh Dr. Mahfud selaku Sekjen Menhut RI yang didampingi oleh Kabiro Umum Kemenhut Bapak Ifan..
Sebelumnya para peserta audensi mengenalkan diri asal Lembaga dan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam hal membantu pemerintah khsusnya Kementerian Kehutanan.
Dalam sambutanya Dr Mahfud menyampaikan mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan, oleh garda Hijau Nasional dan para penggiat dan aktivis lingkungan. ‘’pada prinsipnya kami mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan, dan kami akan menyampaikan kepada jajaran dibawah Kementerian Kehutanan agar tuurt hadir dalam kegiatan tersebut’’. Ucapnya.
Dr. Elviriadi pakar lingkungan hidup ini menyebutkan , Acara seminar yang akan dilaksanakan ini untuk mengidentifikasi kebijakan kehutanan yang merugikan bangsa, melahirkan deforestasi atas nama investasi. Juga memvalidasi aktor aktor yang bermain dalam merusak hutan sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan, kehancuran Daerah Aliran Sungai (DAS).
Seminar ini mengevaluasi satgas PKH yang menyegel lahan sawit Illegal. Satgas PKH akan disorot dalam kegiatan tersebut karena tidak menyisakan untuk pemulihan kawasan hutan namun memberikan pada Agrinas untuk di bisnis kan kembali. Bukankah, lahan tersebut Illegal dan jelas kawasan hutan, " kata Pengarah Seminar Dr Elviriadi yang juga dikenal sebagai Ahli Lingkungan Hidup.
Acara ini akan menghadirkan NGO Lingkungan Hidup di Riau maupun luar Riau, seperti di Sumatera Utara Dan Aceh, Jakarta, Jawabarat dan Jawa Tengah, pada kesempatan itu turut hadir dalam acara audensi dan silaturahmi dengan Kementerian Kehutanan RI. Sekjend Kementerian Kehutanan Dr Mahfudz, Ifan Kepala Biro Umum Kementerian Kehutanan, Dr. Elviriadi , S.Pi., M.Si Pakar dan Ahli Lingkungan Hidup dan Muhajirin Siringo Ringo, Bendahara Panitia, Fathurrahman Abdal, SH, Seksi Perlengkapan, Muhammad Irsyad, Seksi Humas, Darwin Marpaung, Direktur Investigasi dan Litbang Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (DPN LKLH), Aditya Mingka SE. Kabid Teknis DPN LKLH.
Disampaikan Muhajirin selaku Bendahara panitia Acara seminar akan dilaksanakan pada hari Sabtu 31 Januari 2026 tepatnya di Hotel Grand Elite Pekan Baru Riau.
Pada kesempatan itu Darwin Marpaung selaku Direktur Investigasi dan Litbang Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (DPN LKLH) menyampaikan rasa terimakasih kepada Kementerian Kehutanan yang telah menyambut baik terkait pembicaraan pemantapan acara seminar yang akan dilaksanakan pada beberapa hari mendatang.
‘’ Kami mengucapkan terimkasih kepada Bapak sekjen Menteri Kehutanan atas sambutanya, tak hanya itu kami dari LKLH juga mengapresiasi Kawan-kawan dari para NGO dan terkhusus untuk Bapak Dr. Elviriadi , S. Pi., M.Si Pakar dan Ahli Lingkungan Hidup yang telah menggas acara ini. Tentunya dengan segala kolega dan jaringan kemitraan yang dia punya serta caranya berkomunikasi yang luar biasa kami yakin acara yang dilaksanakan berjalan dengan sukses ucapnya.
Terpisah, Irmansyah, SE. selaku Sekretaris Jendral DPP Masyarakat Peduli Agraria melalui Ponselnya yang dihubungi wartawan saat meminta tanggapannya terkait acara yang akan digelar oleh Garda Hijau Nasional, menyampaikan pihaknya mendukung sepenuhnya acara yang akan dilaksanakan oleh Garda Hijau Nasional. ‘’ kami dari Masyarakat Peduli Agraria (Maspera) sangat mendukung acara yang digagas oleh Bapak Dr. Elviriadi. Insyaallah kami akan hadir pada acara tersebut. Selain itu kami akan mengatur waktu untuk membahas sera teknis dan spesifik perihal dampak lingkungan baik yang dilakukan oleh orang perseorangan berbadan hukum para pelaku usaha, serta berbagai kondisi terkini yang berkaitan dengan kehutanan serta regulasi-regulasi dan kebijakan tentang kehutanan’’. Ucapnya
Raja Hasibuan.




