Insiden tersebut terjadi di perlintasan sebidang kereta api wilayah Sragi. Saat itu, kondisi jalanan tengah ramai oleh warga yang berangkat bekerja dan pelajar yang menuju sekolah. Beberapa pengendara motor tampak kesulitan mengendalikan kendaraannya karena ban motornya selip saat melintas rel, yang jika dibiarkan dapat membahayakan keselamatan nyawa.
Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh anggotanya yang sedang menjalankan tugas rutin AG Pagi atau Strong Point.
"Saat anggota kami melaksanakan giat AG Pagi atau pengaturan lalu lintas, terlihat beberapa pengendara motor yang bannya selip di rel kereta api. Tanpa ragu, anggota langsung berlari membantu mengangkat dan mendorong motor tersebut ke area yang aman," ujar AKP Turkhan.
Menurut AKP Turkhan, perlintasan kereta api merupakan salah satu titik paling rawan dalam pengaturan lalu lintas pagi. Selain risiko kemacetan, risiko kecelakaan akibat kendaraan macet atau selip di atas rel menjadi perhatian utama kepolisian.
"Kehadiran Polri di titik-titik rawan seperti perlintasan rel ini tujuannya memang untuk memastikan keselamatan masyarakat. Kami tidak ingin ada kendala sekecil apa pun yang bisa berakibat fatal, apalagi di lokasi perlintasan kereta aktif," tambahnya.
Atas kejadian ini, Kapolsek Sragi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi rel kereta api, terutama saat kondisi basah setelah hujan yang membuat permukaan rel menjadi lebih licin.
"Kami mengimbau pengendara untuk selalu waspada dan mengambil sudut yang tepat saat melintasi rel agar tidak selip. Jangan memaksakan melintas jika sinyal sudah berbunyi, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima," pungkas AKP Turkhan.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, pengendara motor dapat melanjutkan perjalanannya dengan aman. Arus lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api Sragi pun terpantau kembali lancar dan kondusif.
(Riki)























