Korban diketahui bernama Widia Syafitri (6) dan Tiara Alessya (8), keduanya merupakan warga Dusun II Desa Denai Sarang Burung. Widia Syafitri berhasil diselamatkan dan saat ini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Pantai Labu, sementara Tiara Alessya dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Pantai Labu IPTU Sujarwo, S.Psi., M.H. dalam laporannya kepada Kapolresta Deli Serdang menjelaskan bahwa kejadian bermula saat saksi Fauzi Fadillah (29) selaku Kepala Dusun, bersama perangkat desa lainnya, sedang berada di Kantor Desa Denai Sarang Burung. Sekitar pukul 11.30 WIB, mereka mendengar teriakan minta tolong dari warga yang mengabarkan adanya anak tenggelam di kolam bekas galian di area kebun sawit.
Mendengar teriakan tersebut, para saksi langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mereka melihat korban Widia Syafitri masih berada di permukaan air namun berada di tengah kolam. Saksi Yogi Subekti Kanjiri segera mengangkat korban ke tepi kolam dan memberikan pertolongan pertama. Setelah dilakukan upaya penyelamatan, korban menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Selanjutnya, para saksi melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya. Tidak berselang lama, korban Tiara Alessya ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri. Kedua korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Pantai Labu sekitar pukul 11.45 WIB untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, korban Tiara Alessya dinyatakan meninggal dunia, sedangkan korban Widia Syafitri mendapatkan perawatan intensif.
Sekitar pukul 13.00 WIB, personel Polsek Pantai Labu tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim INAFIS Polresta Deli Serdang, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
Kapolsek Pantai Labu menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya pengecekan TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta pelaporan kejadian kepada pimpinan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar area berbahaya seperti kolam bekas galian dan perairan terbuka.
( HTN)
























