Bencana ini terjadi di dua titik berbeda di sepanjang jalur perbukitan tersebut. Titik pertama berada di area Desa Mendolo yang diperparah dengan adanya pohon tumbang. Sementara titik kedua berada di pertigaan Temburung dengan material longsor setinggi 1 meter dan panjang mencapai 4 meter yang menutupi seluruh badan jalan.
Kapolsek Lebakbarang Iptu Dayanto, S.H mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Mendolo, Kaliri, sesaat setelah kejadian. Personel Polsek Lebakbarang bersama TNI dan instansi terkait langsung diterjunkan ke lokasi meski kondisi cuaca masih diselimuti sisa hujan.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 18.30 wib. Akibat hujan deras sejak pukul 16.00 wib, terjadi longsor di dua titik wilayah Desa Mendolo yang menutup total akses jalan menuju Lebakbarang. Anggota langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan arus," ujar Kapolsek, Rabu (14/1/2026).
Mengingat volume material longsor yang cukup besar dan adanya batang pohon yang melintang, proses pembersihan dilakukan secara terpadu. Personel TNI-Polri dan pemerintah kecamatan dibantu warga setempat bahu-membahu berusaha menyingkirkan material tanah dan batu, namun kurang maksimal dikarenakan tebalnya material longsor
"Evakuasi pada malam hari tidak maksimal, dan akan dilanjutkan pada esok hari dengan melibatkan alat berat untuk mempercepat pembersihan material tanah yang cukup tebal. Prioritas kami adalah membuka kembali akses jalan agar mobilitas warga tidak terhenti total," tambahnya.
(Riki)























