-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Arisan Keluarga Alm H.Abdul Karim Nasution Gelar Tausyiah Di Medan

    Metronewstv.co.id
    Sunday, February 8, 2026, 22:21 WIB Last Updated 2026-02-08T15:21:21Z

    ‎LANGKAT - Arisan keluarga Alm H.Abdul Karim Nasution menggelar acara Tausyiah yang di sampaikan Utd Rangkuti, di rumah Nihar( Puteh) Medan. Minggu (8/2/26).

    ‎Seperti biasa arisan keluarga Alm H Abdul Karim Nasution dilaksanakan pertiga bulan dengan tempat yang berbeda yang di putuskan setiap acara .Silaturahmi ini merupakan tempat bertemunya silsilah Alm H.Abdul Karim.

    ‎Dalam tausyiahnya Ustad Rangkuti memberikan beberapa pandangan agama Islam  tentang silaturahmi, pembagian harta, hukum halal haram, lisan dan jiwa yang bersih.

    ‎Lebih lanjut Ustad memaparkan Maka beruntunglah bagi mereka yang membersihkan jiwa dan merugilah bagi mereka yang mengotorinya.

    ‎Ad-din artinya agama. Apa itu agama? Jawabannya ada di surah Al-Isra. Yang sering kita sebutkan subhanalladzi asro bi abdihi lailan minal masjidil haram ila masjidil aqsa. Allah menggunakan kata-kata abdun. Kata-kata bersyukur pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala iaitu hamba.

    ‎Hamba itu apa? Hamba itu punya ikatan antara dirinya dengan bumi beserta Tuhan. Maka dalam Islam dikatakan siapakah Tuhannya orang Islam. Dan itu terdapat pada kalimat azan, lailahaillallah. Jadi Tuhannya orang Islam itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

    ‎Pada hari itu tak berguna lagi harta kita, anak laki-laki kita, kecuali hati yang bersih. Hati yang bersih ini cenderung disebut dengan qalbun salim. Hati yang bersih yang sudah hilang tujuh sifat buruk dari hatinya. Jadi pengajian arisan, kalau tujuannya ada sama kita, suka pecah arisan itu. Suka merasa tidak baik arisan itu. 

    ‎Mengapa Arisan itu bisa pecah Pertama apa karena Ada rasa sombong.pamer Kedua merasa minder ketiga Takabur. Maka orang yang sombong ini di mana pun dia berada pasti buat rusuh, bahasa Medannya anggar .Ada sifat sombong itu lahir namanya sifat pamer.

    ‎Lazimnya arisan itu mulai sepi ditinggalkan. Yang ketiga ada rasa takabur. Kalau aku arisan di rumahku amanlah makanan itu lengkap semuanya. Ini mulai muncul takabur.

    ‎Takabur itu merasa ujub. Ujub ini penyakit yang sangat berbahaya karena  merasa lebih terhormat kedudukannya dibandingkan sama jemaah arisan lainnya.

    ‎Kalau Ujub datang, mulai masuk penyakit yang  memamerkan apa-apa yang ada di rumah dia. Sehingga muncul minder. Ketika sudah muncul memamerkan, maka muncul namanya saling hasad wal hasud. Wa min syari hasidin isya hasad. Maka orang yang beragama bersihkanlah sifatnya dari sombong, dari pamer.

    ‎Begitu juga kata Ustad Rangkuti  ketika kita ingin bersih hati kita, agama kita mengajarkan silaturahmi sama silaturahmi

    ‎ Golongan-golongan ini tidak dilihat sama Allah. Yang pertama Qati'ul rahim. Memutuskan silaturahim. Putus. Orang yang suka memutuskan silaturahim ini rata-rata orangnya agak kasar. Agak temperamen. 

    ‎Ketika kita memutuskan silaturahim, ada efek sosial ,kita merasa dikucilkan. Padahal kita enggak dikucilkan. Sekarang kita memutuskan

    ‎Kedua  Jarisuk.  Tetangga yang jahat, kita ini enggak bisa lepas dari tiga. Pertama, kita enggak bisa lepas daripada lidah manusia.Contoh ada suaminya bagus, istrinya tak bagus. Ada suami bagus, istri bagus, anak tak bagus.Ada suami bagus, isteri bagus, anak bagus, menantu tukang santet. Kita tidak bisa lepas dari lidah manusia. Isteri gemuk, suami kurus salah. Suami gemuk, isteri kurus juga salah. Dua-dua gemuk juga sakah

    ‎Maka orang yang mau silaturahim diberikan fadilah bahasa Arabnya keistimewaan.

    Silaturahim ini menghapuskan dosa-dosa kita. Jadi jangan pernah kita merasa jauh , kita menghubungkan tali kekerabatan, segitulah dosa kita dihapuskan. Sejauh mana pun kita harus datang bersilaturahmi dalam arisan keluarga.Perkuatlah silaturahim." Silaturahmi,Tutup Rangkuti 

    ‎( Adam)

    Komentar

    Tampilkan