Jembatan yang menghubungkan Desa Botteng dengan desa-desa sekitar roboh akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari berturut-turut, kejadian ini menyebabkan akses transportasi terputus total, mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.
Setelah pihak pemerintah setempat mengumumkan untuk memulai pengambilan kebutuhan bahan kayu untuk struktur perbaikan sementara, warga dari berbagai usia berkumpul dengan membawa peratan seadanya untuk mengambil kayu yang sesuai spesifikasi semua proses dilakukan dengan memperhatikan aturan pengambilan kayu agar tidak merusak ekosistem lokal.
Beberapan masyarakat menyampaikan lewat via WhatsApp kepada jurnalis metronewstv "Kesadaran dan kerja sama warga sangat luar biasa, kayu yang diambil akan digunakan untuk membangun jembatan sementara agar akses masyarakat dapat segera terhubung kembali dan di perkirakan akan selesai dalam beberapa hari kedepan". Tandasnya
Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamasa juga telah mendatangi lokasi untuk mengevaluasi kondisi jembatan yang roboh.
Harapan besar masyarakat yang terdampak jembatan yang roboh, agar pemerintah kabupaten Mamasa melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamasa dapat menyusun rencana pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh.
(JOHAR BK)




