Muscab digelar merupakan agenda 5 tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban. Harapannya, siapapun nanti ketuanya, bisa menjadi panutan dan bisa mengayomi anggotanya termasuk didalamnya dapat memajukan pariwisata di Kabupaten Pemalang.
“Keuntungan sebagai anggota HPI pertama kita sudah legal. Artinya kita sudah diakui secara nasional ada sertifikatnya ada kartu anggotanya dan sudah melalui uji kompetensi,” hal tersebut disampaikan Dedi Kurniawan dalam acara pembukaan Muscab DPC HPI Pemalang di Hotel Sentana. Selasa (10/2/2026).
Dalam hal ini Acara turut di hadiri perwakilan DPD HPI Provinsi Jawa Tengah, Gunawan serta undangan lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andre Dwi Prayugo saat mewakili Kadisparbud Kabupaten Pemalang Fera Joko Susanto, menyatakan bahwa Himpunan Pramuwista Indonesia (HPI) atau Tour guide merupakan ujung tombak dari jualan wisata kita kepada wisatawan. Harapannya, HPI Pemalang memiliki profesionalitas, kompeten dan tersertifikasi, sehingga dalam memperkenalkan kearifan budaya lokal dan pariwisata yang ada di Kabupaten Pemalang dapat dilaksanakan dengan kompeten.
Menurut Andre, mereka dapat menarasikan atau menceritakan tentang pariwisata yang ada di Pemalang, salah satunya Citywalk. Ia mengungkapkan, kedepan, pada 2027, ada program prioritas pembangunan, dan pada tahun itu, ada pengembangan pembangunan pariwisata, terkait itu, peran HPI cukup penting dalam mengembangkan pembangunan pariwisata yang ada di Kabupaten Pemalang.
Andre berharap, Muscab dengan dilaksanakanya Muscab, harapanya nanti dapat terbentuk organisasi yang sehat, dapat menyusun rencana kerja, kompeten dan inovatif, kemudian HPI dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Sebelum menutup pesan sambutannya, Andre juga menanggapi bahwa Muscab DPC HPI Pemalang yang tengah berlangsung hari ini "HPI juga diharapkan dapat menyesuaikan dengan kebijakan arah pariwisata juga dengan visi misi Bupati Pemalang sehingga pengembangan potensi perekonomian lokal melalui pembangunan pariwisata yang menjadi tema pembangunan pada 2027 dapat terwujud, termasuk untuk mengangkat UMKM, budaya, kearifan lokal dan masyarakat yang sadar wisata sebagai penopang tumbuhnya pariwisata", pungkasnya.
(Eko B Art).





