Mujiono menjelaskan, saat ini BUMDes Ratna Daya menjalankan usaha jual beli gas LPG tabung 3 kilogram dengan jumlah sekitar 300 tabung. Usaha tersebut dikelola melalui kerja sama dengan pengecer atas nama pribadi, dengan skema bagi hasil sebesar Rp1.000 per tabung.
“BUMDes memiliki usaha jual beli gas LPG 3 kilogram sebanyak kurang lebih 300 tabung. Dari kerja sama tersebut, pihak pengecer memberikan bagi hasil seribu rupiah per tabung,” ujar Mujiono kepada wartawan, Sabtu (30/1/2026).
Ia berharap ke depan pengelolaan BUMDes dapat lebih dioptimalkan agar benar-benar menjadi sumber pendapatan desa sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Ratna Daya.
Sementara itu, Ketua BUMDes Ratna Daya, Misbarudin, mengakui bahwa tabung LPG yang saat ini aktif dikelola BUMDes berjumlah 239 tabung. Dari usaha tersebut, BUMDes memperoleh keuntungan sekitar Rp500 per tabung.
“Yang kami kelola saat ini sebanyak 239 tabung. Estimasi keuntungan yang masuk ke BUMDes sekitar lima ratus rupiah per tabung,” jelas Misbarudin.
Misbarudin berharap usaha penyaluran gas LPG 3 kilogram ini dapat membantu kebutuhan warga sekitar serta menjadi langkah awal untuk mengembangkan usaha-usaha BUMDes lainnya agar lebih maju dan mandiri.
“Harapan kami, usaha ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan ke depan BUMDes Ratna Daya bisa berkembang lebih baik,” pungkasnya.
(Iman)




