PEMALANG - Kami dari pemerintah daerah kabupaten Pemalang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Dinas Sosial dan BPBD memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng dan mie instan untuk masing-masing nelayan yang terdampak dalam penanganan kejadian kapal tenggelam di sungai Elon.
Dalam hal ini, Distanparik turut berperan aktif melakukan koordinasi dengan Desa, KUD Mina Misoyo Makmur selaku lembaga perkumpulan nelayan yang menjadi korban, Polairud Polres Pemalang, Pos AL Pemalang, DPU, serta kelompok paguyuban nelayan Asemdoyong, kemudian membantu proses evakuasi kapal-kapal yang terdampak, bekerja sama dengan nelayan setempat dan unsur terkait lainnya di wilayah Kabupaten Pemalang.
"Kami membantu meringankan beban kerugian yang dialami nelayan yang menjadi korban, dengan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana yaitu 122 (ABK) kapal hanyut dengan rincian 50 kg beras, 122 liter minyak goreng, dan 40 karton mie instan', hal tersebut disampaikan Kepala Distanparik Era Srinaeni saat penyerahan bantuan kepada kepada para nelayan yang kapalnya hanyut akibat gelontoran air sungai Elon di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Rabu (18/02/2026).
Selanjutnya Era juga memaparkan, "berdasarkan perkembangan penanganan hingga 17 Februari 2025, tercatat bahwa dari 4 kapal yang hanyut ke laut, seluruhnya telah berhasil dievakuasi. Sementara itu, dari 5 kapal yang tenggelam rata-rata permukaan air sungai elon, yakni sebanyak 2 kapal telah dievakuasi dan masih tersisa 3 kapal yang belum terangkat".
"Selain itu, ditemukan 4 kapal tenggelam di dasar perairan muara sungai elon, dimana 1 kapal telah berhasil di evakuasi dan 3 kapal lainnya masih dalam proses penanganan, adapun kapal yang mengalami kerusakan berat berjumlah 12 unit. Dari jumlah tersebut, 7 kapal telah berhasil dievakuasi, sementara sisanya masih menunggu proses lanjutan. Disamping itu, terdapat 2 kapal yang sempat kandas di muara sungai elon dan seluruhnya telah berhasil dievakuasi dengan aman", terang Era Srinaeni.
Upaya evakuasi dan pendataan kerusakan masih terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus sungai, serta keselamatan petugas di lapangan.
"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan berupaya agar seluruh kapal yang terdampak dapat segera tertangani sehingga aktivitas nelayan dan pelelangan dapat kembali berjalan normal", pungkas Era.
Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Distanparik, Dinsos dan BPBD memberikan bantuan berupa beras, mie instan dan minyak goreng, yang diserahkan secara simbolis kepada 122 penerima manfaat.
(Eko B Art).





