khususnya Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang saat ini telah beroperasi dan berjalan aktif di berbagai wilayah Kabupaten Mamasa.
Menurut Johar, Program CSR merupakan salah satu terobosan penting dalam memperkuat sektor pertanian daerah, terutama dalam menciptakan lahan sawah baru yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang masyarakat. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa dan kesejahteraan petani.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga penerima manfaat, lahan-lahan pertanian yang telah dikerjakan melalui program Cetak Sawah Rakyat kini telah memasuki tahap siap tanam, sehingga memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan lahan produktif.
“Program Cetak Sawah Rakyat ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif kini telah menjadi sawah yang siap tanam. Ini bukan hanya soal pertanian, tapi soal masa depan ekonomi keluarga petani,” ungkap Johar Bongga Karaeng.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan CSR telah membuka akses baru bagi masyarakat terhadap sumber produksi pangan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor non-pertanian. Dengan semakin luasnya lahan sawah produktif, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan, ketahanan pangan keluarga, serta kualitas hidup secara menyeluruh.
Lebih jauh, Johar menegaskan bahwa keberhasilan Program CSR tidak lepas dari sinergi lintas sektor, khususnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor pertanian, dan unsur TNI. Ia secara khusus mengapresiasi peran Kodim 1428 Mamasa yang terlibat aktif dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, keterlibatan Kodim bukan hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam membangun percepatan pembangunan pertanian, stabilitas sosial, serta penguatan ketahanan pangan daerah.
“Sinergi antara sektor pertanian dan Kodim 1428 Mamasa merupakan kunci penting percepatan ketahanan pangan. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara negara dan rakyat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pangan,”tegasnya.
Johar juga menekankan bahwa Program Cetak Sawah Rakyat harus dipahami sebagai investasi jangka panjang daerah, bukan sekadar proyek pembangunan fisik. CSR dinilai mampu menciptakan dampak berlapis (multiplier effect), mulai dari peningkatan produksi beras, perputaran ekonomi desa, terbukanya lapangan kerja lokal, hingga penguatan stabilitas sosial masyarakat pedesaan.
Apresiasi ini disampaikan seiring dengan komitmen DPW IJS Mamasa untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal setiap kebijakan publik, khususnya yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat kecil.
IJS Mamasa menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah yang berfungsi mengawal transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaan program-program pemerintah agar benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan.
Komitmen Strategis IJS Mamasa terhadap Program CSR
Dalam pernyataannya, Johar Bongga Karaeng merumuskan beberapa komitmen utama organisasi jurnalis IJS Mamasa dalam mengawal dan mendukung Program Cetak Sawah Rakyat, yaitu:
1. Kolaborasi Berkelanjutan
IJS Mamasa berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah, TNI, sektor pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, agar Program CSR tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, terutama petani dan masyarakat desa.
2. Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik
Sebagai wadah jurnalis, IJS Mamasa menegaskan komitmennya untuk mempublikasikan dampak nyata dari Program CSR secara objektif dan berimbang, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas kontribusi program tersebut terhadap pembangunan pertanian dan ekonomi daerah. Transparansi informasi dinilai sebagai kunci kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.
3. Pengawasan Sosial dan Fungsi Kontrol Publik
Sebagai organisasi jurnalis, IJS Mamasa juga berkomitmen menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif, dengan memastikan setiap program berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta bebas dari penyimpangan dan kepentingan sempit.
Johar Bongga Karaeng menegaskan bahwa IJS Mamasa akan terus berada di garda terdepan dalam mengawal setiap kebijakan dan program pembangunan yang berpihak kepada rakyat.
“Kami akan terus memantau, mengawal, dan mendukung setiap inisiatif positif yang membawa kemajuan bagi daerah. IJS Mamasa siap menjadi mitra kritis, objektif, dan konstruktif pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Bumi Kondo sapata,” pungkasnya.
(YAVET)





