Pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan, meliputi Kecamatan Kajen, Karanganyar, Wonopringgo, hingga Siwalan. Lokasi yang terdampak cukup parah antara lain Jalan Raya Desa Pait (Siwalan), area belakang Pendopo Bupati (Kajen), serta tiga titik di sepanjang Jalan Raya Wonopringgo.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf,S.I.K.,M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., menyatakan bahwa evakuasi ini melibatkan sinergi lintas sektoral untuk memastikan mobilitas masyarakat kembali normal secepat mungkin.
"Personel Siaga Bhayangkara Polres Pekalongan bersama jajaran Polsek setempat langsung bergerak ke lapangan. Kami bekerja sama dengan rekan-rekan TNI, BPBD, PMI, serta instansi terkait lainnya untuk menangani pohon yang melintang di badan jalan," ujar Ipda Warsito, Rabu (04/03/2026) malam.
Berdasarkan data yang dihimpun, di Kecamatan Wonopringgo saja terdapat tiga titik pohon tumbang, yakni di sebelah Mako Kompi C 407, Jalan Raya Desa Rowokembu, dan Desa Jetak Kidul. Selain itu, akses di Jalan Raya Pagumenganmas dan Desa Pait juga sempat tertutup total.
"Kondisi di lapangan cukup menantang karena beberapa pohon berukuran besar dan menutup seluruh akses utama. Namun, berkat koordinasi yang baik antar instansi, seluruh material pohon berhasil dievakuasi menggunakan alat pemotong mesin," jelas Ipda Warsito.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh akses jalan raya yang sebelumnya terblokir sudah dapat dilewati kembali oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Petugas di lapangan juga melakukan pembersihan sisa-sisa ranting agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Ipda Warsito mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di jalur yang rimbun pepohonan saat cuaca ekstrem.
"Kami pastikan akses jalan sudah kembali normal. Namun, kami minta masyarakat tetap berhati-hati dan waspada jika turun hujan lebat disertai angin kencang. Segera cari tempat perlindungan yang aman dan hindari berteduh di bawah pohon besar," pungkasnya.
(Riki)





