"Mika ini adalah kader muda, visioner, dan punya daya tarik. Saya pikir, okelah," ujar Bahlil di hadapan para kader dan awak media. Ia menekankan bahwa Mikaela bukan sekadar politisi muda, melainkan figur yang memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan yang mumpuni.
Sosok Petarung dari Indonesia Timur
Bahlil, yang juga putra asli Indonesia Timur, menyebutkan bahwa semangat pantang menyerah adalah ciri khas kader-kader dari wilayah tersebut, termasuk Mikaela. "Kita anak Timur ini kan semua petarung. Mana ada anak Timur yang tidak petarung?" guraunya yang disambut tawa dan tepuk tangan dari para hadirin.
Lebih lanjut, Bahlil menegaskan keyakinannya bahwa Partai Golkar akan selalu siap menghadapi berbagai tantangan politik ke depan dengan kehadiran kader-kader potensial seperti Mikaela.
Seruan Konsolidasi: "Kakak Sudah Datang"
Selain memberikan pujian kepada Mikaela, Bahlil juga memanfaatkan momen tersebut untuk memperkuat konsolidasi internal partai, khususnya bagi para kader di wilayah Sulawesi Utara. Ia mengajak seluruh elemen partai untuk kembali bersatu dan merapatkan barisan di bawah naungan pohon beringin.
"Seluruh kader Sulawesi Utara, khususnya kader Golkar, ayo mari jo! Kalau masih ada yang tercecer, kembali ke Partai Golkar. Kakak sudah datang untuk kita semua," seru Bahlil dengan dialek khas yang akrab.
Acara yang dipenuhi dengan atribut kuning tersebut diakhiri dengan sorak-sorai dukungan dari para kader, mempertegas soliditas partai menjelang agenda-agenda politik penting di masa mendatang.
Edwin Sakul





.jpg)



