BENGKULU – Peristiwa perampokan yang terjadi di sebuah warung milik warga di wilayah Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat. Kejadian tersebut berlangsung pada waktu Magrib, Minggu (11/04/2026), dan menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga merampas sebuah kalung milik pemilik warung yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Aksi tersebut berlangsung cukup cepat sehingga korban tidak sempat melakukan perlawanan. Kejadian ini pun sempat membuat warga sekitar merasa khawatir terhadap keamanan lingkungan mereka.
Tidak lama setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak kepolisian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia wilayah Kota Bengkulu langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.
Langkah cepat aparat kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu bersama organisasi Senyap 08 Bengkulu.
Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu sekaligus Ketua Senyap 08 Bengkulu, Syamsuyudi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
Menurutnya, tindakan sigap aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan cepat tanggap dari pihak kepolisian dalam menangani peristiwa ini. Kami berharap proses penyelidikan dapat berjalan dengan lancar sehingga pelaku perampokan dapat segera ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Syamsuyudi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mendukung proses penyelidikan yang sedang dilakukan dengan memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku dan memastikan kasus ini dapat segera terungkap. Aparat juga meminta kerja sama masyarakat untuk membantu memberikan informasi yang dapat mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.
(Metri)






.jpg)



