-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Gerakan Cepat Masyarakat Gotong Royong Membersihkan Longsor di RuasJalan desa Tambang Sawah

    Monday, April 6, 2026, 14:22 WIB Last Updated 2026-04-06T07:22:26Z

     

    LEBONG- Curah hujan tinggi yang melanda beberapa desa di kabupaten Lebong , Minggu (5/4/2026) sore hingga Senin (6/4/2025) dini hari, tidak hanya memicu banjir, tetapi juga longsor. Longsor terparah terjadi di Dusun III Desa Tambang Saweak Kecamatan Pinang Belapis. Akses lumpuh lantaran material menutupi hampir seluruh badan jalan. Tak hanya itu, batu-batu besar yang terbawa arus juga bergel!mpangan di badan jalan. Beberapa titik lokasi kejadian yaitu  longsor di sekitar jalan wisata air putih dan longsor di dusun Tiga desa tambang sawah.



    Tanah longsor yang menimbun ruas jalan desa Tambang sawah dusun Tiga  Kecamatan pinang belapis  terjadi pada hari Rabu, 5 april 2026. Longsor tersebut mengganggu aktifitas warga yang akan pergi bekerja dan berangkat mengajar/sekolah.dalam Peristiwa ini Pemerintahan desa kadus, Bpd dan masyarakat  ikut sserta bergotong royong.


    Kades Tambang Saweak Zulkarnain saat dikonfirmasi berujar, hingga Senin pagi sekira pukul 07.00 WIB, ruas jalan yang tertutup longsor belum bisa dilewati mobil. Upaya evakuasi dilakukan oleh masyarakat setempat secara bergotong royong menggunakan peralatan seadanya.

    ‎"Iya, selain longsor di Dusun III, batu-batu besar berserakan di jalan. Lokasinya dekat pintu masuk Objek Wisata Bioa Putiak dan di jembatan," kata Zulkarnain. 


    Menurut Camat Kusrin ., sejak kejadian longsor ia telah berusaha melaporkan ke beberapa instansi terkait yaitu: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lebong namun kondisi sinyal hingga Kejadian masih belum tersambung untuk laporan sebagai laporan dari kecamatan.


    Sementara itu menunggu instansi terkait untuk menangani kejadian tersebut, masyarakat berinisiatif melakukan gotong royong untuk membersihkan jalan untuk bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat agar aktifitas bisa pulih kembali seperti biasanya. Harapan masyarakat agar jalan tersebut dapat secepatnya ditangani mengingat pembersihan jalan tersebut hanya bersifat sementara.


    Hingga hari ini masyarakat tetap berusaha untuk membuka jalan yg tertimbun walaupun dengan alat alakadarnya,  dan jaln tersebut hanya dapat di lalui oleh kendaraan Roda Dua saja. Pembersihan akan tetap di kerjakan  namun masyarakat tetap siaga takutnya ada kejadian susulan  .


    (Munawar khalik)

    Komentar

    Tampilkan