-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Milyaran PAD BIREUEN di Ujung Ancaman: Pasar Kering Blok M Antara Harapan dan Keterabaian

    Thursday, April 9, 2026, 13:02 WIB Last Updated 2026-04-09T06:02:28Z

     

    BIREUEN - Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) KABUPATEN BIREUEN yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 miliar lebih dari Pasar Kering Blok M, Desa Meunasah Capa, Dusun Blok , kini berada dalam bayang-bayang ketidakpastian. Harapan besar itu sangat bergantung pada keseriusan pengelolaan serta kesiapan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan para pemilik usaha, agar kawasan pasar tidak kembali terabaikan.


    Memasuki tahun 2026, geliat kehidupan di pasar tersebut mulai terlihat. Berdasarkan pantauan media pada Kamis (9/4/2026), sejumlah masyarakat telah membuka usaha dan mencoba menghidupkan aktivitas ekonomi di lokasi tersebut. Kehadiran mereka menjadi sinyal awal bahwa Pasar Kering Blok M masih menyimpan harapan untuk berkembang menjadi pusat perdagangan yang produktif.


    Namun demikian, kondisi ini belum sepenuhnya stabil. Jika pasar dibiarkan berjalan tanpa arah dan dukungan nyata, maka potensi PAD sebesar Rp4 miliar lebih dikhawatirkan akan hilang begitu saja. Terlebih lagi, apabila kebijakan sewa tetap diberlakukan di tengah kondisi pasar yang belum ramai pembeli, hal ini justru dapat memperburuk keadaan dan mematahkan semangat para pelaku usaha.


    Situasi ini menuntut perhatian serius dari Pemerintah KABUPATEN BIREUEN di bawah kepemimpinan Bupati H. Mukhlis, ST dan Wakil Bupati Ir. Razuardi, MT. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk mendengar, memahami, dan merespons keluhan para pedagang yang telah lebih dulu berjuang menghidupkan pasar tersebut.


    Langkah strategis dan kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha menjadi kunci utama agar Pasar Kering Blok M tidak kembali tenggelam dalam keterpurukan. Sebab, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi dari sejauh mana ia mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


     “Peluang tidak datang dua kali, tetapi ia akan pergi selamanya jika diabaikan.” Maka, potensi besar yang ada hari ini harus dijaga dan dimaksimalkan dengan kesungguhan. Jangan sampai harapan masyarakat dan peluang PAD yang begitu besar justru berakhir menjadi catatan kegagalan.


    Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pasar Kering Blok M seharusnya dapat tumbuh menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal—bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pusat kehidupan yang menggerakkan kesejahteraan bersama.


    (Hendra)

    Komentar

    Tampilkan