Namun, Alpha Simanjuntak dengan tegas membantah isi pemberitaan tersebut.
Ia menilai informasi yang disajikan tidak memiliki dasar yang jelas dan cenderung menggiring opini publik ke arah yang merugikan dirinya.
“Apa yang salah kalau saya terlihat berjalan dengan seorang wanita? Apakah itu bisa langsung disimpulkan sebagai hal yang tidak pantas?” ujarnya saat dikonfirmasi media.
Lebih jauh, ia menyoroti pencantuman namanya yang juga dikaitkan dengan posisi sebagai anggota Dewan Pendidikan.
Menurutnya, hal itu bukan sekadar pemberitaan biasa, melainkan berpotensi sebagai upaya pembentukan opini yang terarah.
“Saya melihat ada kecenderungan pemberitaan ini tidak objektif dan mengarah pada pembunuhan karakter,” tegasnya.
Ia mengaku sangat dirugikan, baik secara pribadi maupun profesional. Oleh karena itu, ia memastikan tidak akan tinggal diam dan siap membawa persoalan ini ke ranah hukum.
“Saya keberatan atas pemberitaan ini dan akan melaporkannya. Ini bukan lagi sekadar klarifikasi, tapi sudah menyangkut nama baik,” ujarnya saat ditemui di Kantor PGRI 20, Rabu (6/5/2026).
Alpha juga menegaskan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan mengambil langkah hukum sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus pembelaan atas tuduhan yang dinilainya tidak berdasar.
“Saya yakin ada tujuan tertentu di balik pemberitaan ini. Dalam waktu dekat, saya akan mengambil langkah hukum,” pungkasnya.
Red (edytann)






.jpg)



