BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2026 tetap akan dilaksanakan meskipun saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Nopri Walihan, menyampaikan bahwa POPDA direncanakan berlangsung pada Juli 2026. Namun, untuk jadwal pasti pelaksanaannya masih menunggu finalisasi dalam waktu dekat.
“POPDA tahun 2026 di Provinsi Bengkulu insyaallah tetap kita laksanakan dan direncanakan berlangsung pada bulan Juli. Untuk tanggal pastinya nanti akan difinalisasi kembali,” ujar Nopri saat diwawancarai, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu sejak awal telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan ajang olahraga pelajar tersebut, termasuk kesiapan anggaran dan tahapan teknis lainnya.
“Anggaran pelaksanaan sudah tersedia. Selain itu, beberapa tahapan persiapan seperti pembentukan panitia dan sosialisasi kepada pemerintah kabupaten dan kota juga telah dilakukan,” katanya.
Nopri juga mengungkapkan adanya kemungkinan perubahan jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada POPDA 2026.
Awalnya, POPDA hanya direncanakan mempertandingkan empat cabang olahraga yang menyesuaikan agenda Pra-Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra-Popnas). Namun, saat ini pemerintah mempertimbangkan penambahan sejumlah cabang olahraga perorangan.
“Rencana awal memang hanya empat cabang olahraga mengacu pada Pra-Popnas. Tetapi kemungkinan nantinya cabang olahraga beregu cukup dua cabor saja, lalu ditambah beberapa cabang olahraga perorangan sehingga totalnya bisa menjadi tujuh cabang olahraga,” jelasnya.
Ia menambahkan, penambahan cabang olahraga tersebut bertujuan agar lebih banyak pelajar di Provinsi Bengkulu memiliki kesempatan untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka di bidang olahraga.
(Metri)






.jpg)



