Kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 3,5 hektare bersama pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok tani, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi wujud sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K.,M.I.K.,CPHR melalui Kapolsek Sandai Ipda Fransiscus Edwin menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut merupakan bentuk kebersamaan dan kerja sama lintas sektor dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Penanaman jagung hibrida ini dilaksanakan melalui sinergi bersama pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat sebagai upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional maupun daerah, khususnya di sektor pertanian,” ungkap Kapolsek Sandai.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara seluruh pihak yang terlibat.
(Jailani)







.jpg)



