Hal ini dibenarkan Kepala SMPN 5 Rejang Lebong Kepsek Zamhari S.Pd. saat dikonfirmasi di sekolah, Rabu 24 Juni 2026. Berdasarkan papan informasi yang terpasang, kegiatan ini bernama "Revitalisasi Satuan Pendidikan SMPN 5 Rejang Lebong" dan dilaksanakan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan P2SP.
"Kepala sekolah menyebutkan dari dana yang dikucurkan dari Kemendikdasmen, dana tersebut entah cukup entah kurang jelasnya. Kondisi kerusakan sekolah sangat parah," ujar Zamhari,SPd.
Kepsek menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan perbaikan sarana prasarana. Pengerjaan swakelola P2SP sekolah sudah berjalan kurang lebih satu minggu dengan target selesai 120 hari kalender.l
"Kami bersyukur SMPN 5 dipercaya masuk program nasional. Ini untuk kenyamanan anak-anak didik. Kami minta komite, orang tua, dan masyarakat ikut mengawasi biar hasilnya sesuai standar," tambah Kepsek.
Kepsek berharap revitalisasi rampung sebelum tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga siswa bisa langsung menikmati fasilitas baru.
Untuk item pengerjaan detail dan keterangan teknis, sampai berita ini diturunkan pihak Ketua P2SP dan konsultan perencana belum dapat dikonfirmasi.
(UMD)








.jpg)



