Bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat di 17 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Masyarakat mengaku sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Salah seorang warga Kecamatan Jeunieb, Faiejal, menyampaikan apresiasinya atas program bantuan tersebut.
"Bantuan ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut ke depan. Bahkan jika memungkinkan, dapat ditambah dengan bantuan telur agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini pada Kamis (25/6/2026), penyaluran bantuan pangan telah menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen dengan rincian sebagai berikut:
Kecamatan Makmur: 27 desa, 3.024 penerima manfaat, 60.480 kilogram beras dan 12.096 liter minyak goreng.
Kecamatan Kuta Blang: 41 desa, 3.186 penerima manfaat, 63.720 kilogram beras dan 12.744 liter minyak goreng.
Kecamatan Kuala: 20 desa, 2.653 penerima manfaat, 53.060 kilogram beras dan 10.612 liter minyak goreng.
Kecamatan Kota Juang: 23 desa, 3.840 penerima manfaat, 76.800 kilogram beras dan 15.360 liter minyak goreng.
Kecamatan Juli: 36 desa, 5.512 penerima manfaat, 110.240 kilogram beras dan 22.048 liter minyak goreng.
Kecamatan Jeunieb: 43 desa, 4.903 penerima manfaat, 98.060 kilogram beras dan 19.612 liter minyak goreng.
Kecamatan Jeumpa: 42 desa, 6.394 penerima manfaat, 127.880 kilogram beras dan 25.576 liter minyak goreng.
Kecamatan Jangka: 46 desa, 4.180 penerima manfaat, 83.600 kilogram beras dan 16.720 liter minyak goreng.
Kecamatan Gandapura: 40 desa, 3.328 penerima manfaat, 66.560 kilogram beras dan 13.312 liter minyak goreng.
Kecamatan Simpang Mamplam: 41 desa, 4.473 penerima manfaat, 89.460 kilogram beras dan 17.892 liter minyak goreng.
Kecamatan Samalanga: 46 desa, 3.293 penerima manfaat, 65.860 kilogram beras dan 13.172 liter minyak goreng.
Kecamatan Peusangan: 69 desa, 6.784 penerima manfaat, 135.680 kilogram beras dan 27.136 liter minyak goreng.
Kecamatan Peusangan Siblah Krueng: 21 desa, 2.525 penerima manfaat, 50.500 kilogram beras dan 10.100 liter minyak goreng.
Kecamatan Peusangan Selatan: 21 desa, 2.519 penerima manfaat, 50.380 kilogram beras dan 10.076 liter minyak goreng.
Kecamatan Peulimbang: 22 desa, 2.454 penerima manfaat, 49.080 kilogram beras dan 9.816 liter minyak goreng.
Kecamatan Peudada: 52 desa, 5.595 penerima manfaat, 111.900 kilogram beras dan 22.380 liter minyak goreng.
Kecamatan Pandrah: 19 desa, 1.725 penerima manfaat, 34.500 kilogram beras dan 6.900 liter minyak goreng.
Secara keseluruhan, program bantuan pangan tersebut menjangkau 609 desa dengan total 66.388 penerima manfaat.
Sementara jumlah bantuan yang disalurkan mencapai 1.327.760 kilogram beras dan 265.552 liter minyak goreng.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban dan keamanan selama proses penyaluran berlangsung. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah memberikan pengawalan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung kelancaran penyaluran bantuan ini. Apresiasi yang sama kami sampaikan kepada pihak kepolisian yang telah membantu pengamanan dan pengawalan selama kegiatan berlangsung," ujar Muhammad Iqbal.
Ia menegaskan bahwa Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe berkomitmen untuk terus menjaga kualitas bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Apabila ditemukan beras atau minyak goreng yang tidak layak konsumsi, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penggantian.
"Kami memastikan kualitas bantuan pangan yang diterima masyarakat tetap terjaga. Jika ditemukan produk yang tidak layak konsumsi, segera laporkan agar dapat segera kami tindak lanjuti dan diganti," tegasnya.
Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata komitmen Perum Bulog dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meringankan beban masyarakat. Diharapkan bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bireuen.
"Kebaikan yang diberikan kepada masyarakat bukan hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menumbuhkan harapan untuk masa depan yang lebih baik."
(Hendra)






.jpg)



