AFODA Jilid VI merupakan momentum bagi mahasiswa baru asal Nias untuk mengenal lebih dekat lingkungan organisasi sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antarmahasiswa Nias yang sedang menempuh pendidikan di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda penyambutan, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan di tanah perantauan.
Acara dibuka oleh pembina IMANIS-Lhokseumawe Aceh Utara, Idar Sri Afriyanti Zebua, S.Psi., M.Psi. Pembukaan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian kegiatan yang diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta mendorong mahasiswa baru untuk terlibat aktif dalam kehidupan organisasi.
Ketua panitia, Etaniusman Laia, bersama seluruh panitia menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam menyambut mahasiswa baru dan membangun ruang perjumpaan yang hangat bagi sesama Ono Niha. Melalui rangkaian kegiatan selama dua hari, peserta diharapkan dapat saling mengenal, membangun komunikasi, serta menjalin hubungan yang lebih dekat sebagai bagian dari keluarga besar IMANIS.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IMANIS-Lhokseumawe Aceh Utara, Yuberman Tafonao, menegaskan bahwa AFODA Jilid VI bukan sekadar agenda seremonial tahunan organisasi, melainkan kegiatan yang memiliki makna mendalam bagi seluruh mahasiswa Nias yang berada di Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Nias untuk saling mengenal, memahami, dan mempererat ikatan persaudaraan di tanah perantauan. IMANIS, dalam hal ini, tidak hanya berfungsi sebagai organisasi kemahasiswaan, tetapi juga sebagai wadah kekeluargaan yang menyatukan mahasiswa Nias dalam semangat kebersamaan.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusiasme dan keterbukaan, serta mengambil kesan dan nilai yang mendalam dari setiap proses yang dijalani. Dengan demikian, AFODA diharapkan tidak hanya menjadi kenangan sesaat, tetapi juga menjadi awal dari hubungan persaudaraan yang terus terpelihara dan semakin erat pada masa mendatang.
Kegiatan ini turut melibatkan demisioner dan alumni IMANIS sebagai bagian dari keterlibatan lintas generasi dalam kehidupan organisasi. Keberadaan demisioner dan alumni menjadi pengingat bahwa keberlanjutan organisasi membutuhkan kontribusi bersama, baik dari pengurus yang sedang menjalankan tanggung jawab maupun generasi sebelumnya yang telah meletakkan fondasi perjuangan organisasi.
Tema “Mengenal Lebih Dekat, Melangkah Lebih Erat dalam Kekeluargaan” mencerminkan harapan agar setiap mahasiswa tidak hanya mengenal satu sama lain secara formal, tetapi juga mampu membangun hubungan yang dilandasi rasa percaya, kepedulian, dan solidaritas. Sebab, kehidupan di tanah perantauan menghadirkan berbagai tantangan yang akan lebih mudah dihadapi ketika mahasiswa memiliki lingkungan yang saling mendukung.
Melalui AFODA Jilid VI, IMANIS-Lhokseumawe Aceh Utara berharap mahasiswa baru dapat menjadi bagian aktif dari keluarga besar organisasi, mengembangkan potensi diri, serta bersama-sama menjaga nilai-nilai persaudaraan dan budaya Nias. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya untuk memperkuat regenerasi organisasi agar semangat kekeluargaan tetap hidup dan diteruskan oleh generasi berikutnya.
Dengan semangat Angowuloa Fahasara Dodo Yaita Ono Niha, AFODA Jilid VI diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat, mempererat hubungan antarmahasiswa, dan menjadikan IMANIS sebagai rumah bersama bagi seluruh Ono Niha di Lhokseumawe dan Aceh Utara.
(Utema Gulo)


%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









