
Namun dalam 20 tahun terakhir beberapa kawasan hulu hutan lindung sudah berubah menjadi lahan sawit bahkan berdiri beberapa pabrik crud paln oil( CPO) DI beberapa kawasan daerah Besitang seperti Desa PIR ADB, Desa Sekoci,Desa Halaban ,Desa Bukit Mas dan lainnya.
Salah seorang warga Besitang Fahmi yang bekerja sebagai petani menyampaikan kepada tim Media,Rabu(14/10/26), membeberkan kawasan hutan lindung saat ini sudah banyak menjadi lahan sawit sedangkan hutan sudah banyak yang rusak akibat ulah nakal oknum untuk mengambil material pohon untuk dijadikan bahan siap pakai seperti Broto dan papan.
Lebiih lanjut Fahmi mengisahkan kepada tim .Pada tahun 2006 pernah sekelompok warga Teluk Aru dan awapun ikut dalam kelompok tersebut katanya kepada Tim. untuk mengusir oknum yang menguasai lahan hutan negara di wilayah dekat gunung Lauser .
Namun mendapat perlawanan dari kelompok warga yang kuasai lahan maka terjadi bentrokan antara warga luar dengan yang mendiami wilayah tersebut bahkan di liput beberapa media nasional dan lokal.
Untuk mencegah terjadinya pertumpahan darah maka pihak luar tidak melanjutkan gerakan anti banjir karena dalam spanduk tertulis Besitang Brandan akan tenggelam dan sebagainya
19 tahun kemudian tepatnya tahun 2025 terjadi banjir bandang , yang dikhawatirkan terjadi Banjir bandang dan longsor di beberapa tempat Desa dan Kelurahan Kecamatan Besitang, Brandan Barat, Babalan, Pangkaka Susu, Gebang dan pematang Jaya serta daerah Langkat lainya terbukti banjir
Kini genap 20 Tahun lalu gerakan anti banjir dan kerusakan hutan namun sebelum genap 20 tahun sudah terjadi banjir kecil di Sei Lepan dan Besitang,pada tanggal 13 Oktober 2026 , Begitu juga Kecamatan Sei Lepan dua hari banjir ( 13-14/10/26)
Begitu juga opini Sariati(57) warga Sei Lepan dengan tegas menyatakan. peringatan banjir itu sudah lama tapi sebagian manusia lupa Allah murka karena kerusakan di Bumi karena ulah manusia
Sebagai warga Teluk Aru papar Sariati Hati Hati dan waspada Banjir datang tiba tiba . Seperti tahun 2025 seingatnya selama lima hari hujan terus dari pagi ke pagi ( 21-25 November 2025) hujan terus maka terjadi banjir bandang dan tanah longsor , tegasnya.
( Adam)

%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









