-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Hasilkan 1 Ton Ikan Lele, Kanwil Ditjenpas Sumsel Gelar Panen Raya Serentak Di Lapas Banyuasin

    Thursday, January 15, 2026, 13:39 WIB Last Updated 2026-01-15T07:09:11Z

     

    BANYUASIN - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan melaksanakan Panen Raya Serentak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumatera Selatan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.


    Adapun total hasil panen di Lapas Kelas IIA Banyuasin mencapai 1 ton ikan lele dan 200 kilogram sayur pakcoy. Kegiatan diawali dengan pembukaan secara virtual melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia. Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dalam laporannya menyampaikan bahwa Panen Raya Serentak merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. 


    “Panen Raya Serentak merupakan bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, serta bentuk kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.


    Panen raya tersebut turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Bupati Banyuasin yang diwakili oleh Asisten II Bupati Ir. Arpian, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Erni Yusnita, Ketua Pengadilan Negeri Pangkalan Balai Fitri Agustina, Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai Achmad Fikri, perwakilan Polres Banyuasin Kompol Apriansyah, perwakilan Kodam 0430/Banyuasin Mayor Infantri Drs. Saifbudin, perwakilan Yonzikon 12/KJ Kapten Galang, Danramil 430-01 Pangkalan Balai Pelda Yulianto, Perwakilan Kepala Dinas Perikanan Banyuasin Rina Kurniaty, serta para stakeholder terkait lainnya.


    Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud dukungan terhadap cita-cita swasembada pangan yang digaungkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menteri Agus juga menekankan pentingnya optimalisasi pelatihan kerja di dalam lapas, khususnya di sektor UMKM, agar benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi warga binaan. 


    “Kami ingin mewujudkan konsep sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi kami membina warga binaan melalui pelatihan dan pemberdayaan, di sisi lain kami turut berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional sebagaimana ditekankan Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.


    Dalam keterangannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa Panen Raya Serentak di Sumatera Selatan dipusatkan di Lapas Kelas IIA Banyuasin dengan hasil panen ikan lele sebanyak 1 ton dan berbagai jenis sayuran. Ke depan, pihaknya juga menargetkan panen melon sebanyak 3 ton yang direncanakan pada awal Februari mendatang. Erwedi berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi program unggulan Pemasyarakatan di Sumatera Selatan.


    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menyampaikan bahwa Panen Raya Serentak ini merupakan hasil nyata dari pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di Lapas Banyuasin. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga menanamkan nilai produktivitas dan tanggung jawab. 


    “Melalui program ketahanan pangan ini, kami mendorong warga binaan untuk memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa pemasyarakatan mampu berkontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Tetra Destorie.



    (Alam)

    Komentar

    Tampilkan