Jembatan ini sebelum ambruk diterjang bencana alam sangatlah berguna dan bermanfaat bagi masyarakat petani saat mereka panen padi dan panen kelapa sawit serta panen buah kelapa serta para siswa-siswi sekolah SDN 20 dan siswa-siswi SMPN 2 IV Koto Aur Malintang.
Dalam kesempatan ini Jamal selaku tokoh pemuda Korong Bukik Kabun mewakili masyarakat mengatakan kami sangat berharap tanggapan cepat dari Bupati Padang Pariaman JKA-Rahmat selaku Pemerintah Daerah dan anggota DPRD Dapil III Kabupaten Padang Pariaman dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil II Sumbar dikarenakan Anggaran dana Desa ADD Nagari kami sangatlah kecil alias tidak cukup untuk membangun kembali jembatan ini."ucapnya
Selain itu ia juga menambahkan setelah jembatan ini roboh tak lama beberapa hari kemudian jalan rabat beton yang berdekatan dengan jembatan ini juga amblas diterjang banjir bandang.
Jalan rabat beton yang amblas tersebut sudah kami perbaiki dengan anggaran dana pemeliharaan dari Nagari kami sekitaran delapan juta rupiah. tapi anggaran sebesar itu belum bisa memenuhi kebutuhan kami dilapangan.karena dana yang di butuhkan untuk memperbaiki jalan yang amblas tersebut kurang lebih sebesar dua puluh juta rupiah.
Dengan terpaksa kami selaku tokoh pemuda bersama Walikorong Bukik Kabun menggalang donasi mana tau ada yang berkenan untuk mengulur tangannya dan menyalurkan bantuan nya dalam pikiran kami.
Setelah list donasi kami jalankan ternyata ada yang memberikan sumbangan nya kepada kampung kami ini. dan kami selaku tokoh masyarakat bersama Walikorong Bukik Kabun mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak/ibu yang telah meringankan beban masyarakat kami,"pungkas Jamaludin
(Jamal)

.jpg)





















