Pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia industri guna memastikan program CSR berjalan tepat sasaran, terarah, dan selaras dengan prioritas pembangunan Kota Cilegon.
Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa Forum CSR diisi oleh sosok-sosok profesional dan berpengalaman yang diyakini mampu menjalankan amanah dengan baik.
“Kalau bicara profesionalisme dan pengalaman, saya yakin. Hanya tinggal kekompakan dan niat yang sama serta niat yang lurus. Insyaallah dengan niat yang lurus dan kekompakan, Forum CSR bisa memberi manfaat besar untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujar Wali Kota.
Robinsar juga menekankan bahwa pembangunan Kota Cilegon tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, khususnya sektor industri.
“Dalam membangun Kota Cilegon ini, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh dukungan semua stakeholder. Semua itu berawal dari rasa memiliki dan rasa mencintai. Kalau sudah cinta, semuanya akan diberikan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Robinsar berharap Forum CSR tidak hanya menjadi wadah administratif, tetapi mampu menumbuhkan rasa kepemilikan industri terhadap Kota Cilegon serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Robinsar juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang masih dihadapi Kota Cilegon, terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur dasar masyarakat.
“Masih banyak sekolah yang tidak layak, bahkan ada yang harus masuk pagi dan siang karena kurangnya ruang kelas. Masih ada warga yang rumahnya bocor saat hujan dan tidak layak huni. Ini menjadi atensi kita bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, CSR merupakan bentuk tanggung jawab sosial industri yang telah diatur dalam regulasi, sehingga diperlukan forum yang mampu mengoordinasikan, mengonsolidasikan, serta mendistribusikan program secara tepat sasaran.
“Tolong CSR-nya jangan jauh-jauh didistribusikannya. Di Cilegon masih banyak PR yang harus kita selesaikan. Tugas Forum CSR adalah mengoordinir dan memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat Kota Cilegon,” tegasnya.
Robinsar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk membangun hubungan yang saling menguatkan dengan dunia industri.
“Kita ingin ada simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan dan saling menguatkan. Cilegon adalah kota industri. Kalau industrinya hidup, insyaallah Cilegon juga hidup. Kita saling ingin berkontribusi agar industri maju dan Kota Cilegon semakin maju,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Forum CSR Muhammad Irham menyampaikan bahwa pengurus Forum CSR Kota Cilegon terdiri dari perwakilan industri, kalangan profesional, perguruan tinggi, serta media massa. Pengukuhan ini, menurutnya, penting untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif hingga akhir masa bakti 2023–2028.
Ia menjelaskan bahwa Forum TJSLBU diharapkan mampu meningkatkan peran efektif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, serta menyusun kerangka kebijakan dan program kerja yang terpadu dan berkelanjutan melalui kolaborasi industri dan pemerintah.
“Harapannya Forum CSR dapat menyelaraskan program pemerintah dan industri agar manfaatnya merata di 8 kecamatan dan 43 kelurahan di Kota Cilegon secara berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum CSR Kota Cilegon yang dikukuhkan, Saeful Rochman, menambahkan bahwa proses pembentukan forum telah berlangsung sejak 2023 sesuai amanat regulasi, dan pengukuhan ini menjadi titik awal penguatan peran forum sebagai ruang kolaborasi.
“Forum ini adalah ruang sinergi, bukan ruang komando. Kami tidak mengambil alih peran siapa pun, melainkan mempertemukan niat baik dan memastikan kontribusi sosial perusahaan berjalan searah dengan pembangunan Kota Cilegon,” jelas Saeful.
Saeful juga menyatakan dukungan penuh terhadap visi pembangunan “Cilegon Juare” sebagai kota yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan, serta menegaskan pentingnya stabilitas, kepastian berusaha, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
Dengan dikukuhkannya Forum CSR Kota Cilegon, Pemerintah Kota Cilegon berharap sinergi yang terbangun dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial, memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
Pengukuhan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon.





