ke 7 ekor sapi tersebut di berikan kepada Sigit selaku ketua kelompok tani sapi di desa setempat.
Bantuan sapi tersebut berasal dari aspirasi DPRD kabupaten Lampung timur tahun 2018 yang lalu.
Menurut Sigit selaku ketua kelompok tani saat di konfirmasi mengakui bahwa ke 7 ekor sapi kondisinya masih lengkap jumlahnya , karena tujuan pemerintah memberikan bantuan ini , sapi sapi tersebut harus di pelihara dengan baik, bila sudah ada nilai jualnya , hasil penjualan bisa di bagi sebagian untuk ke untungan kelompok dan sebagian untuk anggota yang memeliharanya, jelasnya pada wartawan, 2 februari 2026.
Sigit berharap untuk semua anggota agar tetap solid, kompak dan menjaga sapi bantuan ini demi ke majuan kelompok tani sapi, dan terkait ada pemberitaan di media online bahwa sapi bantuan ini telah di jual oleh oknum kepala desanya , itu tidak benar dan faktanya sapi tersebut masih utuh ada di kandang. tuturnya pada wartawan.
(IMAN)





