-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Candipuro Gelar Workshop dan Pelatihan Jurnalistik Menggandeng IWO

    Tuesday, February 3, 2026, 16:45 WIB Last Updated 2026-02-03T09:45:37Z

    LAMPUNG SELATAN-Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Candipuro mengadakan workshop dan pelatihan jurnalistik dengan menggandeng Ikatan Wartawan Online (IWO) pada 3 Januari 2026. Acara ini bertujuan meningkatkan kemampuan jurnalistik para santri dalam menulis berita yang objektif dan berimbang.


    "Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami kaidah jurnalistik dan teknik penulisan berita," kata salah satu peserta, Kirom.


    Paham Kurniawan, Sekretaris PD IWO Lampung Selatan Selaku Narasumber dalam acara tersebut membimbing para peserta untuk membuat berita yang baik dan benar sesuai tahapan penulisan berita. Pelatihan ini tidak hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepekaan para santri terhadap isu-isu di sekitar mereka. 


    Ditempat Lain M. Saiful Zuhri,S.H Selaku pengasuh Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Candipuro, berharap kegiatan ini mencetak kader jurnalis muda yang objektif dan mampu menyampaikan informasi dengan baik.


    Sementara Ketua PD IWO Lampung Selatan, Sior Aka Prayudi mengatakan,pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Candipuro diharapkan dapat meningkatkan kecakapan literasi dan mengasah keterampilan menulis.


    "Kegiatan ini juga selaras dengan salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)," ungkap Sior Aka.


    Menurutnya, melalui kegiatan ini tentu pihaknya akan memberikan pelatihan kepada pihak sekolah maupun siswa terkait bagaimana membuat karya tulis jurnalistik dan konten kreator.


    Sehingga, lanjutnya, pihak sekolah maupun siswa akan lebih giat dalam kegiatan jurnalistik melalui majalah dinding, buletin sekolah, bahkan platform digital seperti website maupun media sosial (medsos).


    "Kegiatan ini untuk memicu semangat literasi bagi pelajar. Setelah terbentuknya komunitas mereka memiliki wadah untuk menyalurkan karya tulis dan konten kreator menjadi tempat untuk saling berkomunikasi antar pelajar,” pungkasnya


    ( JUN )

    Komentar

    Tampilkan