Dalam sambutannya, Jhon Kenedy Aziz mengungkapkan bahwa pesan WhatsApp tersebut berisi kritik mengenai berbagai hal yang dinilai belum dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman selama satu tahun terakhir. Ia mengaku telah menerima pesan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada pengirim yang tidak mencantumkan identitasnya.
“Sudah satu tahun saya menjabat dan ada WhatsApp yang masuk kepada saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara saya yang membuat pesan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, isi pesan tersebut mempertanyakan berbagai capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya, termasuk pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai belum terlihat oleh masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa informasi yang disampaikan dalam pesan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan sejumlah pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah di Kabupaten Padang Pariaman. Total panjang jalan yang telah dibangun mencapai 7.909 meter, sementara rehabilitasi jalan sepanjang 1.020 meter.
Ia merinci beberapa proyek pembangunan jalan yang telah dilaksanakan, di antaranya peningkatan Jalan Baringin–Garagahan, peningkatan Jalan Kamumuan–Sungai Garinggiang, serta pengaspalan (hotmix) Jalan Koto Panjang Ulakan–Tapak Ciek.
Jhon Kenedy Aziz juga mempersilakan pihak yang menyampaikan kritik tersebut untuk turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi jalan yang telah dibangun.
“Saya sampaikan kepada bapak yang terhormat yang mengirimkan pesan tersebut bahwa apa yang ditulis dan dipublikasikan itu tidak benar. Silakan melihat langsung ke lokasi jalan yang telah kami bangun,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah karena jalan memiliki peran penting sebagai akses ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
(Jamal)





