Sorotan publik terhadap kinerja Kejaksaan Cabang Siborongborong pun semakin menguat. Informasi yang dihimpun menyebutkan, banyak laporan dugaan korupsi telah masuk dan bahkan sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan.
Namun demikian, hasil dari pemanggilan tersebut tidak pernah disampaikan secara terbuka kepada publik, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai transparansi penanganan perkara.
Stap Intel Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Siborongborong, yoga , saat dikonfirmasi Metronewstv pada Senin (30/3) terkait salah satu laporan dugaan korupsi pada kegiatan revitalisasi, tidak memberikan penjelasan substansial. Ia justru mengarahkan awak media untuk datang langsung ke kantor.
Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya, mengingat konfirmasi yang diajukan dapat dijawab melalui pesan singkat. Namun, ketika hal itu dipertanyakan kembali, yang bersangkutan tidak lagi memberikan respons.
Padahal, laporan dugaan korupsi tersebut disebut telah berjalan selama kurang lebih lima bulan tanpa kejelasan perkembangan.
Ironisnya, beberapa kali awak media mendatangi kantor Kacabjari Siborongborong sesuai arahan, namun tetap tidak memperoleh jawaban yang jelas terkait tindak lanjut laporan dimaksud.
Situasi ini memunculkan anggapan di kalangan media bahwa sikap tersebut terkesan menghindari klarifikasi. Bahkan, spekulasi di tengah publik mulai berkembang, terlebih setelah muncul pemberitaan di salah satu media terkait dugaan adanya aliran dana dalam penanganan proyek revitalisasi di Tapanuli Utara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang transparan dari pihak Kejaksaan terkait perkembangan penanganan sejumlah laporan dugaan korupsi tersebut.
(Edyslumbantorua)


.jpg)


.jpg)



