-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Sekitar Kurang Lebih 121 Rumah Mengalami Kerusakan Di Kecamatan Batang Kuis, Dampak Dari Hujan Deras Dan Angin Puting Beliung

    Tuesday, March 31, 2026, 17:02 WIB Last Updated 2026-03-31T10:02:56Z

    BATANG KUIS - Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa malam, 31 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Terjangan angin kencang itu mengakibatkan kerusakan meluas pada puluhan rumah warga, tempat ibadah, serta fasilitas umum di sejumlah desa.



    Data sementara mencatat sedikitnya 121 rumah mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Desa Batang Kuis Pekan menjadi wilayah paling terdampak dengan 51 rumah rusak yang tersebar di berbagai dusun. Disusul Desa Bakaran Batu dengan 27 rumah, di mana sebagian di antaranya mengalami kerusakan berat.



    Di Desa Bintang Meriah, tercatat 23 rumah rusak akibat terjangan angin kencang. Sementara di Desa Tanjung Sari, sebanyak 19 unit rumah mengalami kerusakan. Adapun di Desa Paya Gambar, satu rumah dilaporkan turut terdampak.

    Selain merusak permukiman, puting beliung juga menumbangkan sejumlah pohon yang menghambat akses jalan dan aktivitas warga. Beberapa fasilitas umum serta tempat ibadah dilaporkan ikut terdampak, meski hingga kini masih dalam proses pendataan lanjutan oleh pemerintah kecamatan.



    Bencana ini juga menimbulkan korban. Seorang warga, Surya Dharma Barus (41), yang tinggal di Jalan Pancasila, Dusun IV, Desa Batang Kuis Pekan, mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Mitra Medika Tembung.



    Hingga kini, total kerugian materiil belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendataan oleh pemerintah bersama instansi terkait.



    Pemerintah kecamatan bergerak cepat melakukan pendataan warga terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait. Monitoring situasi di lapangan juga terus dilakukan guna memastikan kondisi tetap terkendali pascabencana.



    Peristiwa ini menjadi peringatan keras akan potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Utara. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang, guna mengurangi risiko yang lebih besar.


    (HTN)

    Komentar

    Tampilkan