Di balik kesiapan tersebut, terselip harapan dan sedikit kekhawatiran. Kondisi listrik yang kerap padam di Kecamatan Juli menjadi perhatian tersendiri. Namun, optimisme tetap dijaga—sebab keyakinan adalah cahaya yang mampu menembus segala keterbatasan. Seperti kata bijak, “Kesuksesan bukan hanya tentang kesiapan, tetapi juga tentang keyakinan bahwa setiap rintangan bisa dilalui dengan usaha dan doa.”
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala UPTD SD Negeri 5 Juli, Meliza, S.Pd., M.Pd., di ruang kerjanya pada Selasa (21/4/2026). Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA memiliki perbedaan signifikan dibandingkan ANBK, terutama dari segi waktu ujian yang dimulai lebih pagi, yakni pukul 06.30 WIB.
Menurut Meliza, seluruh pihak sekolah telah bekerja keras dalam membimbing dan mempersiapkan siswa. Kini, peran orang tua menjadi kunci penting dalam menjaga ritme belajar anak, terutama dalam hal kedisiplinan waktu istirahat agar siswa dapat hadir tepat waktu dan dalam kondisi prima saat ujian berlangsung.
“Yang terpenting saat ini, kami sudah berupaya maksimal membimbing siswa dengan berbagai cara. Selanjutnya, kami berharap dukungan penuh dari orang tua untuk memastikan anak-anak tetap fokus belajar dan menjaga kesehatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Meliza berharap seluruh siswa dapat meraih hasil terbaik, sehingga mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai jalur, baik prestasi, zonasi, maupun jalur lainnya.
UPTD SD Negeri 5 Juli sendiri memiliki visi besar, yakni mewujudkan lulusan yang aktif, kreatif, inovatif, serta berakhlakul karimah sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Misi yang diemban pun menitikberatkan pada terciptanya pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif.
Pada akhirnya, tujuan pendidikan dasar bukan sekadar mengejar angka, melainkan menanamkan fondasi kecerdasan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan hidup. Sebab sejatinya, “Ilmu tanpa akhlak bagaikan pelita tanpa cahaya—ia ada, namun tak mampu menerangi jalan.”
Semoga langkah kecil dari ruang-ruang kelas sederhana ini kelak menjadi pijakan besar menuju masa depan yang gemilang. Karena setiap anak adalah harapan, dan setiap usaha adalah doa yang sedang berjalan.
( Hendra)





.jpg)



