-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Menyedihkan, Kondisi UPTD SD Negeri 6 Simpang Mamplam, Bireuen

    Friday, April 24, 2026, 16:25 WIB Last Updated 2026-04-24T09:25:49Z

     

    BIREUEN — Kondisi UPTD SD Negeri 6 Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, kian memprihatinkan. Minimnya perhatian dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) membuat sekolah ini berada dalam situasi yang jauh dari kata layak. Ironisnya, di tengah tuntutan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, fasilitas dasar yang menunjang proses belajar-mengajar justru belum terpenuhi.


     Dalam kondisi serba kekurangan seperti ini, harapan untuk mencapai standar pendidikan yang optimal tentu menjadi sulit diwujudkan.


    Berdasarkan pantauan media ini pada Jumat (24/4/2026), lingkungan sekolah tampak berdebu dan berpotensi mengganggu kesehatan siswa. Kondisi tersebut juga sangat menghambat kenyamanan serta efektivitas proses pembelajaran. Hingga saat ini, sekolah belum mendapatkan bantuan paving blok untuk mengatasi permasalahan tersebut.


    Selain itu, kondisi pagar sekolah sangat memprihatinkan dan tergolong darurat. Pagar yang hanya berupa kawat berduri tidak hanya membahayakan keselamatan siswa saat beraktivitas, tetapi juga memiliki ketinggian yang rendah sehingga rawan terhadap tindak pencurian. Fasilitas penunjang lainnya pun tak luput dari perhatian, seperti papan laporan dana BOS yang masih tertulis tahun 2023, serta papan nama sekolah yang sudah tidak terbaca dengan jelas.


    Berbagai kekurangan lain juga masih ditemukan di lingkungan sekolah, yang seharusnya menjadi perhatian serius dan segera dievaluasi oleh pihak terkait.


    Sementara itu, Kepala UPTD SD Negeri 6 Simpang Mamplam, Ratna, S.Ag., belum dapat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut hingga berita ini ditayangkan (24/4).


    Di sisi lain, salah seorang guru di sekolah tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian TKA pada Senin (27/4/2026) tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Ia juga menambahkan bahwa meskipun dalam keterbatasan, pihak sekolah tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan, termasuk peringatan hari-hari besar. Semangat para guru dan siswa pun tetap terjaga, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan fasilitas.


    Sebagaimana pepatah bijak mengatakan, “Pendidikan adalah cahaya peradaban, namun cahaya itu akan redup jika tidak dijaga dan dipelihara dengan baik.” Oleh karena itu, perhatian dan kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan agar generasi penerus bangsa dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan