Namun realisasi bantuan banjir warga terdampak banjir menjadi bumerang bagi warga karena ada frasa pilih kasih atau semacam trik agar warga tertentu bisa mendapatkan bantuan
Menurut Ami(50) warga Besitang Kabupaten Langkat kepada MnTV , Senin (20/4/26) mengatakan sebenarnya korban banjir Besitang paling berhak menjadi perioritas untuk mendapatkan bantuan banjir . Herannya masih banyak warga Besitang yang tidak mendapatkan bantuan banjir bahkan bantuan lainnya.

Menururnya Akibat kurang tranparannya oknum pembuat atau pencatat laporan mengakibatkan banyak warga yang benar benar terdampak seperti kerusakan rumah baik berat maupun ringan justru kurang mendapat bantuan, beber Ami
Hal yang sama juga di paparkan Ono(39) warga Besitang ,soal bantuan banjir ,akhirnya kami demo akibat tidak mendapatkan bantuan banjir kompak bersama sama melakukan demo ke kantor Bupati Langkat.
Ono juga membeberkan banyak warga mengeluhkan pendataan awal tidak di ketahui siapa saja yang berhak menerima bantuan.
Kemudian untuk mengetahui hal tersebut warg terdampak banjir melakukan RDP dengan DPRD LANGKAT namun belum juga mendapatkan informasi jelas.
Lebih lanjut warga yang tidak menerima bantuan banjir demo ke kantor Camat Besitang, Namun camat hanya membeberkan jumlah yang pernah di laporkan , warga tidak puas dan akan melakukan. Demo besar ke kantor Bupati Langkat beber Ono
Hari ini Senin(20/4/26) Ribuan warga kecamatan Besitang melakukan demo ke kantor Bupati Langkat, dengan jumlah massa yang ramai bahkan pagar kantor Bupati Langkat roboh akibat tekanan massa pendemo.
( Adam)





.jpg)



