-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Wabup Netta Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Bupati Banyuasin Tahun 2025 PANGKALAN BALAI

    Monday, April 6, 2026, 19:53 WIB Last Updated 2026-04-06T13:06:57Z

    PANGKALAN BALAI – Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuasin Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, sekaligus pengumuman pembentukan Panitia Khusus (Pansus).


    Kegiatan yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin (6/4) tersebut menjadi momentum penting dalam mengevaluasi capaian kinerja Pemerintah Daerah, khususnya pada tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025–2029.


    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuasin berhasil mencatat berbagai capaian positif pada indikator makro ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025.


    “Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin meningkat dari 5,15 persen pada tahun 2024 menjadi 5,40 persen pada tahun 2025. Capaian ini bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan yang tercatat sebesar 5,35 persen,” jelasnya.


    Dari sisi kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 9,30 persen pada tahun 2024 menjadi 8,48 persen pada tahun 2025. Angka tersebut juga lebih baik dibandingkan tingkat kemiskinan Provinsi Sumatera Selatan yang berada pada angka 10,15 persen.


    “Capaian ini patut kita syukuri sebagai motivasi untuk terus melakukan perbaikan ke depan. Namun demikian, kita tidak boleh berpuas diri dan harus terus meningkatkan kinerja,” ujar Netta Indian.


    Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banyuasin meningkat dari 71,55 menjadi 72,42. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan dari 3,24 persen pada tahun 2024 menjadi 2,68 persen pada tahun 2025.


    Pada aspek pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Banyuasin mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp2,96 triliun atau 96,23 persen dari target Rp3,08 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp385,12 miliar atau 103,04 persen dari target, serta meningkat sebesar 32,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


    Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2,85 triliun atau 90,35 persen, yang dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, dan transfer daerah.


    Berbagai capaian tersebut turut mendapatkan pengakuan di tingkat nasional melalui sejumlah penghargaan yang diraih sepanjang tahun 2025. Di antaranya, peringkat pertama peningkatan produksi beras nasional dari Presiden Republik Indonesia, Penghargaan Bhumandala Kanaka atas inovasi sistem data penanggulangan kemiskinan terintegrasi (SEDULANG SEKANTI), Kabupaten Layak Anak kategori Pratama, serta penghargaan percepatan penurunan stunting dari Menteri Dalam Negeri.


    “Capaian ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh elemen, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, maupun dukungan legislatif. Ke depan, kita harus tetap waspada terhadap tantangan dan terus berinovasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuasin,” tutupnya.


    Penyampaian Nota Pengantar LKPJ ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama dalam rangka meningkatkan kinerja pembangunan daerah pada tahun 2026.


    (Alamsy@h)

    Komentar

    Tampilkan