-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Astrawan: Kolaborasi Multihak Jadi Kunci Atasi Ancaman Narkoba di Bengkulu Tah

    Sunday, June 14, 2026, 13:19 WIB Last Updated 2026-06-14T06:19:49Z

     

    BENGKULU – Ketua DPD Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Bengkulu, Astrawan, menegaskan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang masih membayangi generasi muda di Provinsi Bengkulu sepanjang tahun 2026.


    Pernyataan tersebut disampaikan Astrawan dalam rapat kerja bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen organisasi kemasyarakatan yang berlangsung di Hotel Mercure Bengkulu pada Selasa, 20 Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyusun strategi bersama dalam pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkoba di wilayah Bengkulu.


    Dalam sambutannya, Astrawan menekankan bahwa permasalahan narkoba merupakan tantangan serius yang tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.


    “Data menunjukkan bahwa kasus narkoba di Bengkulu masih memiliki tren yang perlu diwaspadai, terutama dengan munculnya berbagai jenis zat adiktif baru yang semakin canggih dan sulit dideteksi. Karena itu, seluruh elemen harus bekerja sama secara sinergis untuk membangun benteng perlindungan bagi anak-anak dan generasi muda kita,” ujar Astrawan.


    Ia menjelaskan bahwa DPD Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Bengkulu telah menyusun sejumlah program prioritas dalam rencana kerja tahun 2026. Program tersebut difokuskan pada tiga bidang utama, yakni edukasi dan penyuluhan anti-narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat, penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memutus mata rantai peredaran narkoba, serta pengembangan layanan konseling dan rehabilitasi berbasis masyarakat.


    Selain itu, pihaknya juga berencana mendorong pembentukan kelompok masyarakat peduli narkoba di setiap kecamatan di Provinsi Bengkulu. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.


    “Kami ingin menghadirkan gerakan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Dengan adanya kelompok peduli narkoba di tingkat kecamatan, upaya pencegahan dan pengawasan dapat berjalan lebih efektif karena dilakukan dari lingkungan terdekat,” tambahnya.


    Dalam rapat kerja tersebut, para peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh pemuda, dan organisasi masyarakat menyampaikan dukungan terhadap program yang akan dijalankan oleh DPD Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Bengkulu. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk turut berperan aktif dalam gerakan pemberantasan dan pencegahan narkoba di wilayah masing-masing.


    Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, serta masyarakat luas, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba di Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.


    (Metri)

    Komentar

    Tampilkan