Menurut Ogun SPd, MPd ketika di konfirmasi, Rabu(3/6/26) di ruang kerjanya memaparkan setiap tamu siapapun itu harus punya etika agar kita respek terhadap oknum yang mengaku mitra kerja
Lebih lanjut Ogun menerima kritikan dari mana saja, apalagi untuk kepentingan sekokah dan kemajuan dunia pendidikan. Selama menjadi kepala sekolah banyak suka dukanya. Sukanya tentu melihat anak anak nyaman belajar dan dewan guru tetap kompak dalam memberikan pendidikan kepada siswa.
Dukanya sudah menjadi mitra kerja tapi menikam dari belakang, maksudnya banyak oknum bersilaturahmi namun dalam silaturahmi di selipkan kalimat jebakan
Jebakan dalam silaturahmi menjadi senjata dalam pemberitaan sehingga persepsi orang di sekolah' yang Saya pimpin kurang baik, itulah suka dukanya, papar Ogun.
Padahal sebagai Kepala sekolah punya Tanggung jawab moral untuk memajukan sekolah baik pembangunan, prestasi siswa dan kenyamanan belajar .Namun masih ada oknum berbagai cara memberitakan tanpa dasar dan bukti seperti cerita pendek ( Cerpen).Oknum tersebut bukan memberi solusi tapi mencari sensasi saja ,tutup Ogun .
Di tempat terpisah Wati(40) warga Babalan ketika di wawancarai mengenai keberadaan Kepala Sekolah mengatakan Selain ramah Ogun Siregar juga aktif di sekolah meskipun terkadang tidak masuk karena ada urusan ke Dinas Pendidikan di Stabat.l, beber Wati
( Adam )






.jpg)



