-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Peringatan HANI 2026, Pemkot Cilegon dan BNN Perkuat Kolaborasi Wujudkan Generasi Bebas Narkoba

    Friday, June 26, 2026, 17:15 WIB Last Updated 2026-06-26T10:15:36Z

    CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 dengan mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045." Kegiatan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Jumat (26/6/2026).


    Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Cilegon yang diwakili Staf Ahli, Kepala Badan Kesbangpol Kota Cilegon, Kepala BNN Kota Cilegon, Kementerian Agama Kota Cilegon, perwakilan Polres Cilegon, para camat, lurah se-Kota Cilegon, serta tamu undangan lainnya.


    Mewakili Wali Kota Cilegon, Staf Ahli Pemerintah Kota Cilegon, Panca, dalam sambutan nya menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Cilegon dan Badan Kesbangpol yang telah berkolaborasi sehingga peringatan HANI dapat terselenggara dengan baik.


    "Setiap peringatan HANI menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda. Narkoba dapat menghancurkan kesehatan, masa depan, bahkan kehidupan seseorang. Karena itu saya tegaskan, tidak ada tempat bagi peredaran narkoba di Kota Cilegon," ujarnya.


    Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Cilegon bersama BNN telah merancang berbagai program pencegahan, di antaranya roadshow edukasi, pembentukan Jawara Narkoba, hingga pelaksanaan tes urine sebagai langkah deteksi dini.


    Selain itu, Pemkot Cilegon berkomitmen memperkuat Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui peningkatan edukasi, penguatan regulasi, kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.


    "Kami juga akan memperkuat implementasi kurikulum anti narkoba di sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini. Kami berharap seluruh sekolah mampu menjadi pelopor budaya hidup sehat dan bebas narkoba. Begitu pula Paskibraka Kota Cilegon akan didorong menjadi duta anti narkoba dan agen perubahan yang menginspirasi generasi muda," tambahnya.


    Sementara itu, Kepala Bidang Kewaspadaan Dini dan Ormas Kesbangpol Kota Cilegon, Faisal Amin, mengatakan bahwa peringatan HANI merupakan agenda rutin berskala nasional yang tahun ini diisi dengan sejumlah program strategis.


    "Konsep kegiatan tahun ini adalah mengintegrasikan kurikulum anti narkoba yang wajib diterapkan di seluruh SMP di Kota Cilegon. Program ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Kota Cilegon sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden," jelas Faisal.


    Selain itu, dilakukan penandatanganan Surat Keputusan Tim Terpadu Satgas Pencegahan Narkoba yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari sekolah, lembaga pemasyarakatan, kecamatan hingga kelurahan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penetapan Paskibraka Kota Cilegon sebagai Duta Anti Narkoba.


    Menurut Faisal, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat pemerintah maupun aparat penegak hukum.


    "Kita harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, agen pemulihan, tokoh masyarakat, RT, RW, hingga keluarga. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih wilayah Jombang masih masuk kategori zona merah sehingga akan menjadi fokus penanganan agar statusnya dapat meningkat menjadi zona yang lebih baik," katanya.


    Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen menjalankan berbagai regulasi yang didukung deklarasi Forkopimda dan Wali Kota sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.


    Di tempat yang sama, Kepala BNN Kota Cilegon, Dr. Bogie Setia Perwira Nusa, menyebut peringatan HANI 2026 menjadi momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus evaluasi terhadap upaya pemberantasan narkoba.


    "HANI bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk bermuhasabah. Kita masih memiliki pekerjaan rumah karena di Kota Cilegon masih terdapat empat wilayah yang berstatus zona merah. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terus memperkuat kolaborasi agar persoalan ini dapat kita tuntaskan bersama," ujarnya.


    Empat wilayah yang masih masuk kategori zona merah tersebut adalah Kecamatan Merak, Jombang, Cilegon, dan Ciwandan.


    "Kami mengajak seluruh orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita dari bahaya narkoba. Dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, kami optimistis Cilegon dapat menjadi kota yang bersih dari penyalahgunaan narkoba," pungkasnya. (Vie) 

    Komentar

    Tampilkan