Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Hj. Heni Anita Susila, Ketua dan Pengurus PGRI Kota Cilegon beserta PGRI Kecamatan, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengatakan bahwa pelantikan tersebut dilakukan atas nama Pemerintah Kota Cilegon mewakili Wali Kota Cilegon.
"Hari ini saya mewakili Pak Wali Kota, atas izin beliau dan Pemerintah Kota Cilegon, melantik pengurus MKKS SMP Kota Cilegon periode 2026–2029," ujarnya.
Fajar mengapresiasi tiga program prioritas yang disampaikan Ketua MKKS terpilih, Muhatta, yakni peningkatan literasi dan numerasi, program kepala sekolah belajar, serta jemput aspirasi.
Menurutnya, program tersebut perlu diperkuat dengan pengembangan digitalisasi pendidikan agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
"Saya tambahkan agar literasi juga diiringi dengan digitalisasi, mengingat perkembangan teknologi semakin pesat. Selain itu, saya juga berpesan agar seluruh sekolah menjaga komitmen terhadap sekolah ramah anak dengan tidak mentoleransi bullying. Kita juga harus menjaga sekolah yang inklusif, menghormati peserta didik penyandang disabilitas, serta terus menjaga citra dan keunggulan sekolah," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Hj. Heni Anita Susila, mengucapkan selamat kepada Ketua MKKS SMP Kota Cilegon, Muhatta, beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.
Menurutnya, MKKS merupakan mitra strategis sekaligus garda terdepan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cilegon.
"Program-program yang disampaikan sangat baik, mulai dari peningkatan literasi dan numerasi, kepala sekolah belajar, hingga penguatan kompetensi guru. Semua itu sejalan dengan program Kementerian Pendidikan dan tujuan Dinas Pendidikan Kota Cilegon untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kompetensi pendidik, serta perbaikan sarana dan prasarana sekolah," ungkap Heni.
Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin antara Dinas Pendidikan dan MKKS terus diperkuat demi kemajuan pendidikan di Kota Cilegon.
Di tempat yang sama, Ketua MKKS SMP Kota Cilegon periode 2026–2029, Muhatta, menjelaskan bahwa kepengurusannya akan fokus pada tiga program prioritas.
"Pertama, peningkatan literasi dan numerasi. Kedua, kepala sekolah belajar. Ketiga, jemput aspirasi," jelasnya.
Muhatta mengatakan, peningkatan literasi dan numerasi menjadi perhatian utama karena capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di bidang tersebut mengalami penurunan.
"Kami akan menggenjot program literasi dan numerasi agar hasilnya semakin baik. Kemudian kepala sekolah belajar merupakan wadah bagi seluruh kepala sekolah untuk terus belajar bersama sehingga perkembangan sekolah berlangsung secara merata," katanya.
Melalui program jemput aspirasi, MKKS juga akan aktif menyerap masukan dari seluruh kepala sekolah SMP negeri maupun swasta sebagai bahan peningkatan mutu pendidikan di Kota Cilegon.
Muhatta menambahkan, sebanyak 24 pengurus dilantik pada periode ini yang terdiri atas pengurus inti dan berbagai divisi, dengan keterwakilan kepala sekolah SMP negeri maupun swasta.
Menanggapi arahan Wakil Wali Kota mengenai digitalisasi pendidikan, Muhatta memastikan pihaknya akan memasukkan aspek digitalisasi dalam seluruh program kerja, khususnya pada peningkatan literasi dan numerasi serta program kepala sekolah belajar.
"Ke depan kami akan mengadakan workshop dan bimbingan teknis (bimtek) mengenai pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) dan berbagai teknologi pembelajaran digital di sekolah. Bahkan tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan studi tiru ke sekolah-sekolah yang telah menerapkan digitalisasi secara optimal," pungkasnya.






.jpg)



