-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Polres Taput - Bandara Silangit Berhasil Menggagalkan Pengiriman Narkoba ke Kalimantan 8,4 Kg Narkoba Berhasil di Sita.

    Thursday, June 4, 2026, 21:38 WIB Last Updated 2026-06-04T14:38:14Z

    TAPUT --  2 Orang pembawa narkotika jenis sabu melalui Bandara Internasional SM. Raja XII Silangit, kecamatan Siborongborong, kabupaten Taput, berhasil di gagalkan Sat Narkoba Polres Taput bekerjasama dengan petugas Bandara Silangit.


    Kedua tersangka tersebut yaitu RAS Alias Adul ( 24 ) warga Jln Enggang, Kelurahan Aek Muara Pinang, kecamatan Sibolga, Kodya Sibolga dan EST Alias Tampu ( 37 )  warga  Desa Lumban Pinasa, Kecamatan  Siabu,  Kabupaten Mandailing Natal.


    Mereka berhasil ditangkap di tempat yang berbeda, dimana RAS Alias Abdul  

    Ditangkap pada kamis ( 4/6/2026 ) sekira pukul 08.30 wib, di Lokasi Pemeriksaan Manual Bagasi oleh Petugas Bandara saat dirinya  melakukan Random Chek terhadap barang bawaan Penumpang.


    Petugas Bandara merasa curiga terhadap yang bersangkutan lalu di amankan dan selanjutnya di serahkan kepada petugas kepolisian untuk diperiksa barang bawaan.


    Setelah tas nya di periksa oleh petugas kepolisian disaksikan oleh petugas bandara lalu di temukan barang bukti Narkotika Jenis Sabu seberat Bruto 4.265 gram, 99 (Sembilan puluh sembilan) buah Catridge Pod merk Batman warna hitam berisikan cairan di duga narkotika, Uang Tunai Rp. 808.000,- (delapan ratus delapan ribu rupiah), 5 (lima) buah plastik kresek warna hitam, 1 (satu) unit Handphone merk Oppo warna  Merah dan 2 (dua) buah Boarding Pass.


    Sedangkan EST Alias Tampu berhasil di amankan di Terminal Madya Tarutung saat hendak melarikan diri pada hari itu juga kamis ( 4/6/2026 ) sekira pukul 11.00 wib.


    Setelah EST Alias Tampu di interogasi, dirinya mengakui bahwa Ia melarikan diri dari Bandara Silangit setelah melihat temanya RAS Alias Abdul diamankan petugas bandara Silangit karena tas bawaanya di curigai. Dia sadar bahwa barangnya yang sudah sempat masuk terperiksa oleh petugas  sehingga dia melarikan diri.


    Menurut pengakuan EST Bahwa dia dan RAS sama-sama mau berangkat ke Kalimantan untuk membawa narkoba tersebut. Setelah petugas kepolisian  mendapat keterangan tersebut lalu menghubungi petugas bandara agar mengamankan tasnya  di bandara. 


    Dari dalam tas EST di temukanlah barang bukti  berupa Narkotika jenis sabu dengan berat Bruto : 4.164 Gram, 34 (tiga puluh empat) Pcs Catridge Pod warna Kuning bertuliskan Manggo

    , 33 (tiga puluh tiga) Pcs Catridge Pod warna Abu-abu bertuliskan Grape, 33 (tiga puluh tiga) Pcs Catridge Pod warna Kuning Muda bertuliskan Pineaple, 8 (delapan) buah plastic kresek warna hitam , 1 (satu) Unit Handphone Merk Realme warna putih

     dan Uang tunai senilai Rp. 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah).


    Selanjutnya tim opsnal sat narkoba pun memboyong ke 2 nya ke polres Taput untuk pemeriksaan. Saat mereka di periksa, mereka mengakuinya secara bersama-sama membawa sabu tersebut dari medan menuju Bandara Silangit hendak di bawa ke Kalimantan.


    Kini keduanya masih dalam pemeriksaan intensiv oleh sat narkoba polres Taput untuk pengembangan.


    (Edys lumbantoruan)

    Komentar

    Tampilkan