Selama ini dihuni oleh Nurita dan anaknya, persis dibelakang bangunan rumah Nurita memiliki sebidang tanah Hak milik ukuran 50m X 188m.
Sekitar Tahun 2023 Nurita menjual bangunan Rumah dan tanah hak miliknya kepada Siti Supiah, lengkap dengan surat dan saksi.
Kini tanah ukuran 50mX188m telah ditanami sawit oleh Siti Supiah, Bangunan rumah tua sengaja tidak ditempatinya karena tujuan dari Siti Supiah membeli bangunan rumah untuk dirobohkan atau dibongkar agar tidak mengganggu akses masuk ke tanah atau lahan milik Siti Supiah.
Dan ia juga berencana akan membangun rumah baru diatas tanah hak miliknya.
Pengakuan Ibu Siti Supiah sejak Tahun 2023, Amat selalu menghalang-halangi pembongkaran rumah kosong tersebut, bahkan hampir terjadi bentrok fisik, namun Keluarga Ibu Siti Supiah selalu bersabar, tidak terpancing emosi, dan berharap Amat menunjukkan legalitas atau hak alas kepemilikan rumah kosong, namun hingga kini nihil. Walau telah beberapa kali dilakukan mediasi.
Merasa dipermainkan dan diperlambat, Ibu Siti Supiah berniat segera lakukan pembongkaran bangunan rumah kosong yang telah dibelinya itu.
"Tahun 2023, bangunan rumah kosong itu Sudah saya beli dari pemiliknya Nurita, untuk saya robohkan karena menghambat akses masuk, selama ini Seseorang bernama Amat mengaku pemilik bangunan dan menghalangi kami membongkar, tapi secuil pun ia tidak memiliki surat sebagai pemilik, kan lucu...!! " ungkap Siti Supiah merasa geram didampingi suami bernama Rusli, (29/5/26) di Pematang Kunyit.
Seorang Bapak yang pernah menjabat RT setempat juga membenarkan bahwa Keluarga Ibu Siti Supiah sudah membeli bangunan rumah tersebut.
"Benar, Sebelumnya, telah lama rumah ditempati Nurita, lalu Nurita menjual rumah dan tanah milik Nurita ke ibu Siti Supiah." Ujar mantan RT terebut.
Lalu Awak Media ini Berbincang-bincang dengan Amat, yang merupakan Adik kandung Nurita, pada (29/6/26) dikediamannya, Amat mengungkapkan tidak mengetahui keberadaan kakak kandungnya Nurita, terkait surat hak alas atas rumah tersebut telah hilang sekitar 2016.
"Surat alas hak rumah itu hilang sekitar tahun 2016, kalau surat kehilangan entah dimana itu, nantilah dicari " jawab Amat.
( Tim / Nahar )






.jpg)



