Sekretaris Daerah Lampung Timur Rusram Effendy mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dinilai mampu menghidupkan pusat perdagangan sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM meningkatkan penjualan.
"Kami Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan Nobar Final Piala Dunia 2026 yang digagas Luntur Pro Organizer. Ini adalah momentum yang tepat untuk menggerakkan UMKM, memberikan ruang kreativitas bagi Pemuda Sukadana, dan menjadikan Pasar Sukadana sebagai pusat aktivitas ekonomi dan hiburan masyarakat," kata Rusram.
Menurut dia, pemerintah berharap kegiatan itu tidak berhenti sebagai tontonan bersama, tetapi mampu menciptakan dampak ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat.
Optimisme tersebut berkaca pada Festival Nobar Piala Dunia yang sebelumnya digelar pada 21–23 Juni 2026. Saat itu, ratusan warga memadati kawasan Pasar Sukadana untuk menyaksikan pertandingan melalui layar lebar. Di balik kemeriahan itu, pelaku UMKM menikmati lonjakan jumlah pembeli.
Seorang pedagang mengaku penjualan meningkat selama festival berlangsung. Keramaian pengunjung membuat dagangannya lebih cepat habis dibanding hari biasa.
"Acara ini sangat membantu sekali untuk usaha UMKM, jadi dinilai sangat positif dan membantu," ujarnya.
Tak hanya berdampak pada omzet, para pedagang juga menilai penyelenggaraan festival berlangsung tertib. Mereka mengaku dapat berjualan tanpa dibebani pungutan liar maupun biaya tambahan yang kerap muncul dalam kegiatan berskala besar.
"Di sini juga enak, enggak ada dipungut biaya pungli atau apa pun. Sampah pun tidak diminta biaya, kami hanya menjaga kebersihan di area dagangan masing-masing," kata pedagang lainnya.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah sebelumnya menegaskan bahwa penyelenggaraan festival merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong UMKM naik kelas melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Menurut Ela, geliat ekonomi lokal harus berjalan beriringan dengan ruang kebersamaan warga. Karena itu, pemerintah memadukan hiburan rakyat dengan pemberdayaan pelaku usaha agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
"Inilah semangat Lampung Timur Makmur Lestari: Makmur Rakyatnya, Lestari Alamnya. Yuk kita terus dukung produk anak daerah sambil nikmati euforia sepak bola dunia," ujar Ela.
Final Piala Dunia 2026 di Pasar Sukadana pun diharapkan kembali menghadirkan efek berganda bagi perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap ribuan masyarakat yang datang tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga berbelanja produk UMKM sehingga perputaran ekonomi lokal terus tumbuh.
(Imn)






