Pantauan awak media dilokasi,Plang Proyek tersebut tertulis masa pelaksanaan kerja Bulan Juni s/d Bulan juli 2026,sementara Pekerjaan Pembangunan (Pemeliharaan) Drainase Di Dusun Damai Desa Tumpatan belum juga selesai (Rampung).Seperti nya Proyek Pemeliharaan Drainase Yang berada di Dusun Damai Desa Tumpatan terkesan dipaksakan harus siap hari Kamis 30 Juli 2026,walaupun hasilnya tidak memuaskan seperti harapan masyarakat,pekerjaan juga diduga tidak sesuai Bestek dan asal jadi hingga Tuai Sorotan masyarakat.
Salah seorang warga dusun damai berinisial HT saat ditemui awak media menuturkan,dari awal pekerjaan proyek tersebut diduga sudah bersalahan,awal nya pemasangan Uditch dari depan kebelakang sekitar kurang lebih 10 meter salah,lalu pemasangan U-Ditch diambil (Tarik Benang) dari dalam ujung GG Mariadi,sambungan Uditch miring serta tidak rata dan rapi,diduga kuat pekerjaan Asal jadi,karena kurangnya pengawasan dari pengawas Lapangan Dinas Perkim,dugaan kuat Pengawas proyek berinisial "IW alias Kundan tidak pernah ke lokasi pekerjaan mengawasi,disinyalir kuat hanya makan gaji buta kesal warga.
Lanjut.dari awal plang Proyek atau plang informasi pekerjaan tidak ada didusun damai,dua lokasi satu papan plang informasi, plang informasi pekerjaan hanya terletak didusun Melayu,sementara didusn Damai Desa Tumpatan tidak ada,saya mensinyalir Rekanan Dinas Perkim PT Madisa Kontruksi Jaya menghemat biaya, terkesan mencari keuntungan yang lebih besar.
Sambungan Uditch juga tidak terlihat terkunci,diduga pekerjaan asal jadi kesan nya menghemat biaya mencari keuntungan besar, dampak dari kurangnya pengawasan dari Pengawas lapangan Dinas Perkim.
Saat dikonfirmasi awak media,melalui Via Waatshap (WA)pengawas proyek Drainase (Pemeliharaan Darinase) berinisial Irwansyah alias Kundan 30 Juli 2026 tidak ada satupun pertanyaan awak media dijawab,hanya mengirim video pekerja yang tengah mengukur dan terkesan sudah selesai,sementara kwalitas pekerjaan tidak sesuai harapan masyarakat.
Saat dikonfirmasi awak media kembali melalui Via Waatshap,ada beberapa pertanyaan, hanya satu yang dijawab pengawas berinisial Kundan, dengan mengelah serta dengan nada keberatan membalas dan mengatakan kepada awak media,"Abang salah,kalau mau konfirmasi jangan sama saya,tapi sama mayor" imbuhnya,saat awak media menjawab dan mempertanyakan kembali, kepada pengawas lapangan,Abang sebagai Pengawas,digaji pemerintah,Tupoksi Abang apa,Pengawas berinisial Irwansyah yang juga seorang ASN didinas perkim tidak menjawab,justru sebaliknya menonaktifkan Handphone nya, terkesan pengawas lapangan menutupi pekerjaan yang tidak sesuai Bestek.
Saat awak media mengkonfirmasi tujuh pertanyaan melalui Via Waaatshap (Chatingan) kepada Kabid PSU Perkim (Prasarana,Sarana,Utilitas umum) Afrijal Halomoan Lubis ST,tidak satupun konfirmasi awak media dijawab dan dibalas,diduga Kabid PSU dan pengawas lapangan menutupi pekerjaan pembangunan Drainase yang menyalahi aturan,diduga juga Kabid dan pengawas lapangan menerima setoran dari rekanan,untuk menutupi kwalitas pekerjaan dan memuluskan pekerjaan yang diduga asal jadi dan asal asalan.
Minta kepada bapak Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Deli Serdang Bapak Lom Lom Suwondo,Serta Ibu Kadis Perkimtan Yeti Sembiring, Agar memeriksa dan memecat Kabid PSU Dinas Perkim Afrijal Halomoan serta Pengawas lapangan Irwansyah yang lalai dalam melaksanakan tugasnya sebagai Kabid dan Pengawas lapangan, terkait Proyek pembangunan Drainase di Dusun Damai Dusun Melayu Desa Tumpatan Kecamatan Beringin yang diduga tidak sesuai Bestek dan asal jadi serta tidak berkwalitas,Dugaan kuat Kabid PSU Dinas Perkim dan Pengawas bermain mata dengan Rekanan dan menerima Setoran untuk memuluskan pekerjaan nya.akibatvnya adanya kerugian negara.
Minta juga kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati,agar tidak membayar uang proyek pembangunan Drainase kepada Rekanan,diduga pekerjaan tidak berkwalitas dan asal jadi,serta tidak sesuai Bestek dan memberikan kepuasan kepada masyarakat.
Sampai berita ini diterbitkan,Pekerjaan Pembangunan Drainase Dusun Damai Desa Tumpatan Belum selesai,Sambungan Uditch juga belum di ikat.sementara hari ini Jumat 31 Juli dan hari terakhir bulan juli.
(Tim)








