• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Jaga Masa Depan Anak Malaka, Kapolres Ajak Orang Tua Perkuat Komunikasi dan Pengawasan

    Saturday, August 29, 2026, 10:31 WIB Last Updated 2026-08-29T03:31:49Z

    MALAKA — Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Malaka untuk memperkuat komunikasi, perhatian dan pengawasan terhadap anak sebagai langkah bersama mencegah tawuran, kenakalan remaja, aksi kekerasan serta pergaulan negatif.


    Menurut Kapolres, menjaga generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun Kepolisian. Keluarga, khususnya orang tua, memiliki peran penting karena menjadi lingkungan pertama dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak.


    Kapolres mengatakan, anak-anak tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga perhatian, kasih sayang, pendampingan dan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.


    Di tengah perkembangan teknologi dan semakin luasnya lingkungan pergaulan, anak-anak semakin mudah berinteraksi dengan berbagai kelompok. Kondisi tersebut memberikan banyak manfaat, namun juga dapat membuka peluang munculnya pengaruh negatif apabila tidak disertai pendampingan yang baik.


    Ajakan teman sebaya, keinginan untuk diterima dalam kelompok, rasa ingin tahu maupun keinginan mengikuti tren dapat membuat anak mengambil keputusan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.


    Karena itu, Kapolres mengingatkan orang tua agar tidak hanya mengetahui aktivitas dasar anak, tetapi juga mengenal lingkungan pergaulan mereka.


    Orang tua diharapkan mengetahui siapa teman-teman anak, memahami kegiatan mereka, mendengarkan cerita serta menjadikan rumah sebagai tempat pertama bagi anak untuk merasa aman ketika menghadapi persoalan.


    “Anak-anak kita adalah masa depan Kabupaten Malaka. Mereka adalah generasi yang nantinya akan melanjutkan pembangunan daerah ini. Karena itu, mari kita jaga mereka bersama-sama dengan kasih sayang, perhatian dan pengawasan. Jangan sampai anak-anak kita mencari tempat untuk menemukan jati diri di lingkungan yang salah,” pesan AKBP Riki Ganjar Gumilar.


    Kapolres juga mengajak keluarga menghidupkan kembali budaya “Duduk Bersama” di rumah sebagai salah satu cara membangun komunikasi yang lebih dekat antara orang tua dan anak.


    Menurutnya, komunikasi tidak harus dilakukan secara formal. Orang tua dapat memanfaatkan waktu makan bersama, berbincang pada sore atau malam hari maupun mendengarkan cerita anak sepulang sekolah.


    Dari percakapan sederhana tersebut, orang tua dapat mengetahui perkembangan anak, memahami persoalan yang sedang dihadapi serta memberikan arahan dengan pendekatan yang lebih humanis.


    “Mari kita hidupkan kembali budaya Duduk Bersama di rumah. Dengarkan cerita anak-anak kita, kenali teman-temannya, pahami apa yang mereka sukai dan arahkan mereka kepada kegiatan yang positif. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat mencegah anak-anak kita terjerumus dalam pergaulan yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Kapolres.


    Kapolres juga mengingatkan generasi muda agar mengisi masa remaja dengan berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi dan prestasi.


    Kegiatan olahraga, pendidikan, keagamaan, seni, organisasi kepemudaan, kegiatan sosial maupun aktivitas positif lainnya dinilai dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan diri sekaligus membangun pertemanan yang sehat.


    Ia menegaskan bahwa tawuran, aksi kekerasan, perusakan fasilitas umum maupun tindakan anarkis bukanlah bentuk keberanian.


    Sebaliknya, tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan, merugikan masyarakat dan membawa konsekuensi hukum bagi para pelakunya.


    Selain menjaga anak, masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan fasilitas umum yang menjadi milik bersama. Setiap bentuk perusakan tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan kepentingan masyarakat luas.


    Kapolres menilai pencegahan tawuran dan aksi anarkis membutuhkan kepedulian seluruh pihak, mulai dari orang tua, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, lingkungan masyarakat hingga Kepolisian.


    Polres Malaka melalui jajaran Bhabinkamtibmas juga terus hadir di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi, memberikan edukasi serta mendorong pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini.


    Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat, termasuk dalam mendeteksi berbagai persoalan yang berpotensi berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.


    Kapolres mengajak seluruh masyarakat agar tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar.


    “Mari kita jaga anak-anak kita. Berikan mereka perhatian, kasih sayang dan arah yang benar. Mari kita cegah tawuran, kekerasan dan aksi anarkis sejak dari lingkungan keluarga. Karena keamanan dan masa depan Malaka bukan hanya tanggung jawab Kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.


    Ia berharap Kabupaten Malaka dapat terus menjadi lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.


    Anak-anak yang saat ini belajar, bermain dan tumbuh di tengah masyarakat Malaka merupakan generasi yang kelak akan menjadi pemimpin, tenaga profesional, tokoh masyarakat, pelayan publik maupun orang tua bagi generasi berikutnya.


    Karena itu, menjaga mereka hari ini berarti sedang menjaga masa depan Malaka.


    Masyarakat yang membutuhkan bantuan Kepolisian dapat menghubungi Call Center Polri 110.

    (Fabianus Bria)

    Komentar

    Tampilkan