Dalam pelaksanaannya, setiap KK menerima alokasi rangkap untuk tiga bulan sekaligus, yakni sebanyak 30 kilogram (3 karung ukuran 10 kg). Penyaluran massal ini berlangsung tertib di halaman Kantor Desa Wungurejo dengan pengawalan ketat dari jajaran Forkopimcam RInginarum, Pemerintah Desa, unsur TNI (Babinsa), serta petugas Bulog.
Kepala Desa Wungurejo, PAMINTO HARJO, S.KOM menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan ini. Ia memberikan instruksi keras kepada seluruh jajaran Ketua RT dan RW untuk tidak melakukan pemotongan komoditas maupun pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun.
“Saya instruksikan kepada seluruh Ketua RT dan RW agar sama sekali tidak memungut biaya kepada warga penerima manfaat. Bantuan ini harus sampai ke tangan masyarakat 100 persen tanpa potongan,” ujar Minto saat memantau langsung proses verifikasi data warga.
Distribusi logistik pangan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Salah satu warga Kumyati,
Krajan Wungurejo Rt.03 Rw.01 menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan dan kelancaran proses pembagian modal pangan tersebut. Melalui sinergi lintas instansi, penyaluran bantuan di Desa Wungurejo berhasil diselesaikan secara kondusif dan tepat sasaran. KPM dipastikan menerima hak mereka secara penuh tanpa dibebani biaya administrasi ilegal.
Bupati Kendal, Ibu Hj.Dyah Kartika Permanasari S.E M.M, didampingi Bapak, Dinas Pertanian Kendal, yang ikut menyerahkan bantuan pangam secara simbolis kepada warga, mengucapkan terima kasih kepada Bulog yang telah menyalurkan bantuan pangan tersebut.
Mudah-mudahan bantuan beras ini bisa meringankan beban saudara kita,” katanya. bupati Kendal
( affa )



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









