Sesampainya di lokasi, personel berhasil menemukan titik yang sebelumnya terpantau sebagai hotspot.
Dari hasil pengecekan, ditemukan lahan milik masyarakat yang telah terbakar dengan luas sekitar 3 hektare.
Beruntung, saat dilakukan pengecekan, kondisi api sudah padam. Tim kemudian melaksanakan pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 2 personel TNI, 4 personel Polri, dan 7 personel Damkar. Tim juga menggunakan dua unit kendaraan roda dua milik Babinsa untuk mendukung mobilitas menuju lokasi.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, petugas mengumpulkan data serta mendokumentasikan kondisi lahan yang terbakar. Koordinasi dengan unsur terkait juga dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla.
Berdasarkan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga terjadi akibat pembakaran lahan. Adapun jenis lahan yang terbakar merupakan lahan mineral dan merupakan lahan milik masyarakat.
Upaya penanganan dan pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.
(R Munthe)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









