• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Bantaran Sungai Nou Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Berbasis Budaya Nias

    Metronewstv.co.id
    Sunday, October 11, 2026, 10:54 WIB Last Updated 2026-10-11T03:54:56Z

    GUNUNGSITOLI – Pemerintah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi Lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, di Ruang Rapat Center Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (1/10/2026). Persiapan tersebut dilakukan setelah proposal yang diajukan Pemko Gunungsitoli dinyatakan lolos penilaian untuk mengikuti tahapan verifikasi lapangan oleh Tim Penjaringan Provinsi Sumatera Utara.


    Berdasarkan jadwal yang disampaikan dalam rapat, verifikasi dan validasi lapangan untuk Kota Gunungsitoli direncanakan berlangsung pada Rabu (7/10/2026), pukul 09.00 WIB, di Kelurahan Ilir. Tahapan tersebut meliputi entry meeting berupa pemaparan pemerintah daerah serta klarifikasi langsung terhadap kondisi kawasan yang diusulkan.


    Dalam rapat koordinasi tersebut, Sekda bersama perangkat daerah terkait membahas berbagai kebutuhan persiapan, mulai dari penyempurnaan bahan ekspose, kelengkapan data pendukung, hingga kesiapan lokasi yang akan menjadi objek verifikasi. Seluruh persiapan diarahkan agar informasi dalam proposal sesuai dengan kondisi riil di lapangan.


    Sekda mengarahkan agar bahan ekspose pemerintah daerah disempurnakan berdasarkan hasil pembahasan dengan berkoordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Selain itu, peninjauan dan penataan lokasi Kampung Kreatif juga menjadi perhatian untuk memastikan kesiapan kawasan menjelang pelaksanaan verifikasi.


    Persiapan lokasi dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Bapperida, camat, dan lurah setempat. Koordinasi lintas perangkat daerah ini diharapkan dapat memastikan kesesuaian antara konsep pengembangan kawasan, data pendukung, serta potensi yang tersedia di tengah masyarakat.


    Dalam proposal yang diajukan, kawasan Bantaran Sungai Nou di Kelurahan Ilir diusulkan untuk dikembangkan menjadi Kampung Kreatif berbasis ekonomi lokal dan budaya Nias. Kawasan tersebut memiliki karakteristik permukiman padat dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang masih didominasi sektor informal, tetapi dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui penataan kawasan dan penguatan usaha kreatif.


    Data dalam proposal mencatat kawasan tersebut dihuni sekitar 1.756 jiwa atau 410 kepala keluarga (KK). Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat menjadi salah satu pertimbangan dalam rencana pengembangan, terutama untuk memperluas peluang usaha, memperkuat perekonomian warga, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata.


    Konsep yang diusulkan adalah pengembangan waterfront ekonomi kreatif berbasis budaya Nias. Pengembangan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi kerajinan anyaman dan ukiran khas Nias, kuliner lokal, serta wisata budaya dan wisata air sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik kawasan.


    Sejumlah strategi turut dimuat dalam proposal, antara lain penataan jalur pejalan kaki (boardwalk) dan ruang publik, pengembangan dermaga wisata air, penataan fasad rumah menjadi lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat. Strategi tersebut diharapkan dapat menghubungkan penataan kawasan dengan peningkatan kegiatan ekonomi dan pemberdayaan warga setempat.


    Sekda menegaskan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam menghadapi tahapan verifikasi. Kesesuaian antara bahan ekspose, data pendukung, isi proposal, dan kondisi faktual di lapangan menjadi bagian penting yang perlu dipastikan sebelum tim verifikasi melakukan penilaian.


    Melalui usulan Kampung Kreatif di Bantaran Sungai Nou, Pemerintah Kota Gunungsitoli berupaya mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Nias. Apabila dikembangkan sesuai perencanaan, kawasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha kreatif bagi masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan mendukung penataan lingkungan permukiman.


    Pemerintah Kota Gunungsitoli selanjutnya mempersiapkan kelengkapan administrasi, pemaparan, serta kondisi lokasi secara terpadu menjelang pelaksanaan verifikasi dan validasi lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.


    Gunungsitoli Hebat, bertumbuh melalui potensi lokal dan kreativitas masyarakat.


    (Diskominfo Kota Gunungsitoli/Yulianus)

    Komentar

    Tampilkan