• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Rumah Adat Tongkonan di Mamasa Ludes Terbakar, Dugaan Sisa Api Tungku Masak

    Monday, October 26, 2026, 08:43 WIB Last Updated 2026-10-26T01:43:26Z

    MAMASA – Sebuah rumah adat tradisional (Tongkonan) milik warga di Dusun Buntu Lempan, Desa Satanetean, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, hangus terbakar pada Minggu (25/10/2026) malam. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.


    Kapolsek Mamasa IPTU Bongalangi melalui laporan Bhabinkamtibmas setempat menyebutkan bahwa api pertama kali diketahui berkobar sekitar pukul 19.30 Wita. Saat itu, pemilik rumah, Yuliana (47), sedang berada di luar rumah untuk menghadiri acara keluarga di Dusun Pebatuan, Desa Orobua Selatan. Kabar kebakaran disampaikan oleh tetangga sekaligus saksi, Lepong (53), melalui telepon, yang membuat Yuliana segera bergegas pulang.


    Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, dugaan penyebab kebakaran bermula dari aktivitas memasak pakan babi menggunakan tungku kayu bakar di dapur rumah korban pada pukul 14.00 Wita. Setelah proses memasak selesai sekitar 40 menit kemudian, anak korban bernama Jeskia diminta untuk memadamkan sisa api di tungku tersebut. Namun, pemadaman hanya dilakukan menggunakan serbuk tanah kering, bukan dengan air secara menyeluruh.


    Sekitar pukul 16.00 Wita, Yuliana bersama kedua anaknya meninggalkan rumah menuju acara keluarga. Diduga, bara api yang tersisa di dalam tungku dan belum padam sempurna akhirnya memicu terbakarnya bagian dapur yang merambat ke struktur utama bangunan Tongkonan.


    Petugas gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas dan personel piket Polsek Mamasa segera tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.40 Wita. Tim langsung melakukan pemasangan garis polisi (police line), pengambilan keterangan dari saksi-saksi termasuk Paulus B alias Papa Ponno (55) selaku Kepala Rukun, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


    Upaya pemadaman telah dilakukan oleh warga setempat sejak awal kebakaran terlihat menggunakan alat seadanya, dan kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.45 Wita sebelum petugas tiba. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami lebih lanjut kronologi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meskipun dugaan kuat mengarah pada kelalaian dalam memadamkan sisa api tungku.


    (Johar BK)

    Komentar

    Tampilkan