MAMASA - Sebanyak kurang lebih 2.000 umat Katolik memadati Bukit Ziarah Bunda Maria di Desa Sepakuan, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Sabtu (31/10/2026). Mereka mengikuti kegiatan Ziarah Bunda Maria Segala Bangsa dengan tema Bersama Bunda Maria Berziarah Menuju Kekudusan yang berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kegiatan ziarah rohani rutin tahunan ini dihadiri tidak hanya oleh umat dari berbagai kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Barat, tetapi juga dari luar provinsi. Kehadiran para peziarah tersebut didasari oleh kerinduan spiritual untuk berdoa bersama, bukan karena undangan resmi.
Rangkaian acara hari pertama dimulai pukul 15.00 WITA dengan persiapan perarakan arca dan devosi. Pukul 16.00 WITA, ibadah devosi Bunda Maria dilaksanakan di Gereja Paroki St. Petrus Mamasa. Selanjutnya, pada pukul 16.30 WITA, seluruh peserta melakukan perarakan arca dari gereja paroki menuju Bukit Ziarah Patung Bunda Maria di Desa Sepakuan dan tiba di lokasi pada pukul 17.45 WITA.
Puncak kegiatan sore hingga malam hari ditandai dengan prosesi pentahanan arca menuju Gereja Stasi Pena pada pukul 18.00 hingga 19.00 WITA, berupa penempatan arca Bunda Maria di tempat khusus. Kegiatan dilanjutkan dengan pawai lilin dan doa Salve yang dipimpin oleh RD. Andriadi Sailo, Pastor Vikaris Paroki Santo Fransiskus Xaverius Messawa, dari pukul 19.30 hingga 21.10 WITA.
Mengingat antusiasme tinggi dan jumlah peserta yang besar, koordinasi ketat dilakukan terkait pengamanan, kelancaran arus lalu lintas saat pawai di jalan umum, serta antisipasi gangguan kamtibmas. Pihak panitia juga telah menyediakan penginapan bagi peserta dari luar Kota Mamasa di sekitar area ziarah.
Kegiatan ziarah hari pertama berakhir pukul 21.00 WITA dalam keadaan kondusif. Rangkaian acara akan dilanjutkan pada hari ini, Minggu (01/11/2026), yang dijadwalkan dimulai pukul 06.00 WITA.
(Johar BK)




%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)








